Selasa, 23 Juli 2024

Yankes Jatim Bergerak, dr. Thohir : Pterigium Penyakit Mata Warga Pesisir

Diunggah pada : 28 Oktober 2023 20:59:58 76
Sejumlah pasien antre tindakan operasi pterigium dan katarak, di RSUD Abuya Kangean, Sumenep.

Jatim Newsroom - Pterigium merupakan pertumbuhan jaringan selaput abnormal di bola mata yang sering kali diderita oleh masyarakat pesisir. 

Hal tersebut disampaikan oleh dr. Ahmad Thohir, dari RSUD Saiful Anwar Malang, yang bertugas di Pelayanan Kesehatan (Yankes) Bergerak di pulau Kangean, Sumenep, Madura.

"Kan di sini daerah pesisir, itu banyak sekali yang mengidap pterigium," ujar dr. Thohir.

Menurutnya, Penyebab pterigium belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini lebih banyak terjadi pada mereka yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan. Paparan sinar matahari berlebih menjadi faktor yang paling berpotensi menyebabkan pterigium. Selain itu, mata yang kering juga diduga bisa menjadi faktor pemicu. Pasir, debu, asap, serta angin diduga dapat meningkatkan risiko pterigium.

"Penyebab terjadinya pterigium bisa dikarenakan sering terpapar sinar UV, beraktifitas di luar ruang, dan udara kering di sekitar pesisir. Kita lakukan operasi pasien yang memiliki indikasi penglihatan yang sangat kabur ya, tapi kalau visusnya bisa ditolong kacamata, kita beri kacamata dulu," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, pada hari ini, Sabtu (28/10/2023) pelayanan di poli mata sudah selesai semua.  "Kegiatan hari ini kita laporan post operasi, Alhamdulillah hasilnya baik," pungkasnya.

Sebagai informasi, Layanan kesehatan tim Yankes Bergerak di Pulau Kangean menjalankan tugasnya selama empat hari pada 26 - 29 Oktober 2023. Lokasi pelayanan dipusatkan di Rumah Sakit Abuya Kangean, Puskesmas Arjasa dan Kantor Kecamatan Arjasa. Hal ini merupakan wujud upaya penjangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat di kepulauan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parwansa, menyampaikan bahwa pentingnya pelayanan ini dikarenakan kondisi geografis kepulauan yang tidak mudah, sehingga sering terjadi keterbatasan sumber daya yang menjadi tantangan atas pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Tim Yankes Bergerak menangani 720 pasien yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut. Pasien tersebut berasal dari wilayah Puskesmas Arjasa dan Puskesmas Kangayan.

Rincian pasien terdiri dari 411 kasus kesehatan mata, 65 kasus kesehatan gigi, 35 kasus kesehatan kandungan, dan 209 kasus lainnya yang memerlukan tindakan bedah. Dengan banyaknya kasus mata maupun kasus bedah yang akan ditangani, Khofifah berpesan agar para nakes senantiasa menjaga kegotongroyongan tim.(ghf/s)

#Kangean #Sumenep #Dinkes Jatim #Yankes Bergerak