Jumat, 20 Mei 2022

Wujudkan Pendidikan Berkualitas, Pemkab Pasuruan Makin Persisten Cetak Lulusan Berkualitas

Diunggah pada : 13 Mei 2022 19:53:43 27
Bupati Irsyad Yusuf saat memimpin upacara peringatan hari Pendidikan Nasional, Jumat (23/5/2022)

Jatim Newsroom - Memperingati Hari Pendidikan Nasional, (13/5/2022) Pemerintah Kabupaten Pasuruan makin konsisten meningkatkan kualitas pendidikan. Utamanya dalam menghasilkan lulusan berkualitas melalui beragam inovasi.

Bupati Irsyad Yusuf dalam sambutannya mengatakan, terobosan yang telah dilakukan baik oleh Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan untuk merealisasikan target tersebut. "Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pasuruan adalah salah satu langkah awal dalam rangka mewujudkan kualitas peserta didik demi terwujudnya lulusan berkualitas. Berbagai inovasi diantaranya melalui program WAKMUQIDIN dan program GERBANG PENDEKAR SANTRI telah dilaksanakan,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, tujuannya tidak lain untuk mewujudkan karakter anak didik yang baik dan terpuji. Tentunya hal itu dibarengi dengan pemberian reward bagi para guru pendidikan formal/non formal.

Demikian halnya dengan upaya lainnya, solusi dalam mengatasi beberapa permasalahan di dunia pendidikan. Seperti masalah kekurangan guru dikarenakan keterbatasan jumlah perekrutan guru CPNS. Sebagai gantinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan perekrutan guru PPPK (Pegawai Pemerintah Perjanjian Kontrak). Meskipun memang masih belum bisa memenuhi jumlah guru yang dibutuhkan.

“Keberadaan guru sukwan sangat membantu dalam pemenuhan kekurangan tenaga pendidik. Untuk itu pemerintah kabupaten berusaha memberikan insentif bagi para guru sukwan agar mereka mampu bekerja secara optimal. Ke depan, kami berharap ada peningkatan insentif bagi mereka. Di samping itu, keberadaan sekolah swasta juga telah memberikan konstribusi yang besar dalam penyelenggaraan pendidikan berbasis masyarakat,” ujarnya.

Dikatakannya, upaya peningkatan kualitas pendidikan juga dilakukan dengan me-launching implementasi kurikulum merdeka untuk PAUD, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Targetnya, para pendidik mampu menyerap dan memahami isi dari kurikulum merdeka melalui sosialisasi, workshop dan pelatihan implementasi kurikulum merdeka.

“Selain itu masalah pemulihan pembelajaran karena dampak Covid-19, banyak kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran bagi peserta didik. Mulai dari perubahan pola pembelajaran tatap muka menjadi daring dengan penuh keterbatasannya. Karena kita mengutamakan kesehatan dan keselamatan warga sekolah,” ucapnya.

Di akhir amanatnya, Bupati mengajak semua pihak untuk turut serta memajukan pendidikan. Muaranya untuk mewujudkan generasi muda yang hebat di era disrupsi.

“Dengan melihat kondisi saat ini, tidak ada alasan untuk menyerah dengan keadaan. Bersama-sama kita menjadi bisa. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Dengan bersatu, kita akan bangkit, bersama-sama kita gapai merdeka belajar,” harapnya. (ern/s)

#Bupati Pasuruan