Kamis, 25 Juli 2024

Pemkab Mojokerto – PT Jasa Marga Serahkan Bantuan untuk Warga Jetis Kabupaten Mojokerto

Diunggah pada : 22 September 2023 10:24:10 48
Sumber foto : Diskominfo Kabupaten Mojokerto

Jatim Newsroom – Guna mendukung percepatan penurunan stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto bekerja sama dengan PT. Jasa Marga memberikan bantuan berupa 100 paket gizi balita dan pengobatan gratis kepada warga Kecamatan Jetis, Kabupten Mojokerto. 

Bantuan gizi balita yang per paketnya berisi telur 10 butir, beras 5 kg, minyak 1 liter dan susu 350 ml tersebut, secara simbolis diserahkan oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, di Pendapa Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. 

Bantuan diserahkan kepada masing-masing warga atau ibu balita Desa Ngabar sebanyak 60 penerima, Desa Canggu sebanyak 10 penerima, Desa Parengan 10 penerima, Desa sidorejo 10 penerima dan Desa Mojolebak 10 penerima.

Selain menyerahkan paket gizi balita, dalam kesempatan itu, Pemkab Mojokerto dan PT Jasa Marga juga memberikan pengobatan gratis untuk warga dari lima desa tersebut.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati melalui pers rilis Diskominfo Kabupaten Mojokerto, pada Jumat (22/9/2023) menyampaikan, pihaknya berterima kasih kepada PT. Jasa Marga atas kerja samanya membantu Pemkab Mojokerto dalam hal penurunan stunting di wilayah setempat. Dikatakannya, jika saat ini bangsa Indonesia telah menghadapi masalah besar, yaitu terkait dengan ancaman kualitas SDM yang disebut stunting.

"Karena stunting ini adalah menjadi masalah di negara kita, karena balita stunting maka kecerdasannya 20 persen dibawah rata-rata," jelasnya. 

Lebih lanjut, Bupati Ikfina menerangkan, untuk mendapatkan pertumbuhan balita yang maksimal dan memenuhi gizi, Ia menekankan agar para orang tua dapat memberikan makanan zat pembangun seperti telur, ayam, ikan, daging, dan susu.

"Saya minta tolong, agar tidak jatuh pada kondisi stunting, maka anak-anak perlu zat pembangun, jadi setiap makan harus ada protein dan wajib ada protein hewani. maka kalau mau menyuapi anak-anaknya harus ada salah satu dari zat pembangun," terangnya.

Kepada seluruh orang tua, Bupati Ikfina berpesan agar memberikan gizi yang baik untuk balita, salah satunya dengan memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan sejak bayi dilahirkan, karena kandungan ASI sendiri memiliki zat kekebalan tubuh yang membuat bayi tidak gampang sakit. Sementara bagi usia bayi diatas 6 bulan boleh diberikan makanan pendamping.

"Semua orang tua tentunya ingin anaknya lebih mulia dari mereka. Tapi itu tidak bisa begitu saja, melainkan harus diupayakan. Baik gizi, stimulasi, dan pengasuhan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi luar biasa," pesan Bupati Ikfina.

Bagi ibu yang sedang dalam kondisi hamil, Bupati Ikfina mendorong agar menjaga lingkar lengannya tidak boleh kurang dari 23,5 cm, karena hal tersebut, menjadi tanda minimal kecukupan gizi bagi ibu hamil.

Demikian juga pada Pasangan Usia Subur (PUS), Bupati Ikfina mengimbau kepada yang terlalu tua atau lebih dari 35 tahun diharapkan tidak hamil lagi, karena usia ibu diatas 35 tahun sangat berpotensi melahirkan bayi stunting.

"Karena ada masa sel telur. Makin tua usia ibu, kualitas sel telurnya sudah kurang baik. Maka dari itu apabila masih mengalami menstruasi, dianjurkan memakai KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang atau MKJP," ujarnya.

Bupati Ikfina mengingatkan, sebagai orang tua juga harus bisa membentuk karakter anak menjadi baik. Dipaparkannya, terdapat beberapa tahapan interaksi lingkungan yang membentuk karakter anak di masa yang akan datang.

Seperti halnya, ketika anak usia 0 hingga 1 tahun, diterangkan Bupati Ikfina, hal ini menjadi momen anak belajar percaya dengan orang lain. Selanjutnya, pada usia 1 hingga 3 tahun, ini menjadi momen seorang anak dalam masa pembentukan karakter.

"Di moment ini, seorang ibu punya peran yang sangat penting, agar bisa membentuk karakter anak bisa menjadi percaya diri," pungkasnya.

Diketahui, turut hadir dalam agenda, Direktur Utama PT. Jasa Marga, Kepala Dinas DP2KBP2, Forkopimca Jetis, Kepala Desa Ngabar (vin/hjr) 

#stunting #Bupati Mojokerto #Kabupaten Mojokerto #Bantuan #Pemkab Mojokerto #PT Jasa Marga