Selasa, 29 November 2022

Kadis Kominfo Tinjau Kemajuan Pembangunan SATA Jatim di ITS

Diunggah pada : 28 September 2022 23:52:41 19
Kadis Kominfo Jatim, Hudiyono (kanan) saat rapat progress kemajuan pembangunan Satu Data Jawa Timur bersama para akademisi ITS, di Gedung Robitics Kampus ITS Surabaya, Rabu (28/9/2022)

Jatim Newsroom – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim, Hudiyono, meninjau perkembangan dari pembangunan Satu Data (Sata) Jawa Timur yang dikembangkan bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Perkembangan tersebut disampaikan dalam rapat bersama dengan Akademisi ITS, di Gedung Robotics, Kampus ITS Surabaya, Rabu, (28/9/2022).

Rapat ini didasari atas hubungan kerja sama antara Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui  Dinas Kominfo Jawa Timur dalam mengintegrasikan satuan data di provinsi. Serta yang dibahas dalam rapat ini adalah tentang perkembangan kemajuan pembangunan Satu Data Jawa Timur yang dilakukan dengan pendekatan Big Data.

Dalam arahannya, Kadis Kominfo Jatim Hudiyono menyampaikan bahwa proses persiapan pembangunan Sata Jatim ini dimaksudkan untuk membantu perencanaan kebijakan pemerintah provinsi.

“Pembangunan Satu Data Jawa Timur itu dimaksudkan untuk membantu perencanaan pembangunan maupun penentuan kebijakan pemerintah provinsi. Data yang diambil dari berbagai sumber itu nanti akan menjadi satu kesatuan dalam Sata Jatim dan akan di cross tabulasi yang berujung menjadi sebuah layanan berbentuk aplikasi,”jelas Hudiyono.

Lebih lanjut dikatakan Hudiyono, bahwa persiapan pengembangan pembangunan Sata Jatim yang nanti akan berwujud menjadi layanan berbentuk aplikasi ini akan diperkenalkan ke masyarakat atau akan dilakukan soft opening pada acara peringatan HUT Provinsi Jatim bulan Oktober mendatang.

“Persiapan perkembangan data pada Sata Jatim ini nantinya akan berwujud menjadi layanan aplikasi yang berisi satuan data di provinsi Jatim, dan aplikasi itu akan kami perkenalkan ke masyarakat pada 12 Oktober 2022 mendatang, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Jatim,” imbuhnya.

Hudiyono pun menyampaikan harapannya kepada pihak akademisi ITS Surabaya tentang kesiapan perkembangan pembangunan Satu Data Jatim ini, apakah proses cross tabulansinya nanti bisa sesegera mungkin di implementasikan, dan sebesar apakah kesiapan pembangunan data ini agar bisa cepat di perkenalkan, mengingat target jangka pendek akan dilakukan soft opening bulan oktober mendatang.

Terkait hal itu, Dr. Ir. Endroyono, DEA selaku akademisi ITS mengatakan bahwa proses kemajuan persiapan yang telah dilakukan oleh timnya sudah diatas delapan puluh persen.

“Hingga hari ini, kalau dari sisi teknologi progress kita sudah diatas delapan puluh persen. Dan selanjutnya bagaimana data – data yang nanti akan di akreditasi dalam system itu, adalah data yang secara peraturan perundang – undangan, merupakan data yang memang valid terpercaya,” tutur Endro.

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah punya tim khusus yang bernama tim akusisi data, yang nanti akan berusaha untuk melakukan pengumpulan data dari seluruh perangkat daerah di provinsi Jatim.

“Jadi kita punya tim khusus yang namanya tim akuisisi data yang nanti akan berusaha untuk melakukan koleksi data dari seluruh OPD di Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten /Kota yang secara umum data itu bisa diperoleh dari dua jalur yang berbeda,” kata Endro.

Dua jalur yang berbeda itu, lanjut Endro, yang pertama  ialah data – data terstruktur yang secara formal diperoleh dari OPD melalui proses yang legal juga. Sedangkan yang kedua, adalah data tidak terstruktur dimana bisa diperoleh dari internet maupun dunia maya yang nantinya dapat digunakan untuk memperkaya data kita yang akan diproses dan diolah para OPD nantinya

“Kalau datanya jadi satu di Sata Jatim, maka dilakukan yang namanya cross tabulasi dimana proses itu ialah sebuah metode analisis berbentuk tabel yang menampilkan tabulasi silang dari data yang diamati, jadi dengan satu data itu kita bisa punya sistem tematik, dengan sistem tematik yang muncul dari proses cross tabulasi data tadi, pada satu data ini kita bisa memperoleh parameternya sesuai dengan kevalidan data yang ada,”terangnya.

Endro menyampaikan bahwa Target jangka panjang di akhir tahun nanti  sudah bisa dilakukan Fine Tuning, yang merupakan sebuah upaya untuk melakukan penyesuaian yang tepat pada tingkat kegiatan melalui kebijakan fiskal dan moneter pada pemerintahan.

“Sampai pada akhir tahun nanti, target jangka panjangnya kita sudah bisa melakukan Fine Tuning. Bahwa data apa saja yang ingin diambil oleh pemerintahan itu kita bisa intensifkan formulasinya maupun tampilannya, data – data yang diperlukan untuk pemerintahan seperti kebutuhan awards, index dan penghargaan, kita sudah tidak perlu create data lagi, menampilkan maupun menggrafikkan datanya sekali lagi. Sehingga proses data lebih efektif dan efisien sesuai dengan target masing – masing processing pada perangkat daerah,”pungkasnya.

Dengan adanya kemajuan persiapan pembangunan Sata jatim ini, Endro mengharapkan Jawa Timur menjadi provinsi yang menginovasi dan menunjukkan bagaimana baiknya bekerja dengan basis data yang valid dan akurat, serta bagaimana teknologi itu bisa mempermudah sebuah proses layanan pemerintahan provinsi.

“Hal yang sangat menarik adalah, sebenarnya selama ini kita tidak bekerja sepenuhnya berbasis data. Maka dengan sistem ini, kita berharap Jawa Timur menjadi provinsi pertama yang menunjukkan sebagaimana bagusnya kalau bekerja berbasis data. Jadi dengan data yang sudah di cross tabulasi, data yang diambil itu menjadi sangat menarik ketika sudah mempunyai data yang valid, artinya bagaimana teknologi itu bisa mempermudah sebuah proses layanan dalam pemerintahan,” harapnya. (vin/s)

 

#Kadis Kominfo Jatim #Hudiyono #satu data