Kamis, 25 Juli 2024

Diskop-UKM Jatim Adakan Pelatihan Medsos dan Desain untuk E-commerce

Diunggah pada : 21 Februari 2023 10:28:58 50
Sumber Foto: Diskop-UKM Jatim

Jatim Newsroom – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur (Diskop-UKM Jatim) menggelar workshop dengan tema Social Media and E-commerce Designing Tips for Beginning, Senin (20/2/2023). Kegiatan ini dilaksanakan di Co-Working Space K-UKM, Lantai 2 Gedung Galeri Batik Diskop-UKM Jatim. 

Tenaga Ahli Co-Working Space K-UKM, Tika Sulistiya menjelaskan, urusan desain dalam usaha adalah hal yang krusial. “Desain poster yang digunakan di social media dan marketplace itu sangat berbeda. Sebab ada poin-poin di poster yang bisa tidak terlihat karena beberapa feature di marketplace. Jadi, malah akan merusak maksud dari isi yang ingin kita sampaikan di dalam poster,” jelas Tika.

Senada, sebagai narasumber pertama adalah graphic designer professional, Gerbera Timami, yang telah berpengalaman mengerjakan desain dari para klien pengusaha kecil dan menengah, mengawali workshop dengan membahas pentingnya desain dalam usaha. 

“Desain atau visual itu letaknya ada di mata dan otak. Sehingga secara tidak langsung lebih mudah diserap oleh otak daripada tulisan,” terangnya dalam kegiatan yang dihadiri oleh lebih kurang 30 peserta ini. 

Sebagaimana dipublikasikan dalam laman resmi Diskop-UKM Jatim, Gerbera menambahkan, menurut studi, desain atau visual 60.000 kali lebih cepat ditangkap otak daripada tulisan. Dengan demikian, jika melakukan promosi yang hanya mengandalkan teks, tidak akan seampuh saat kita menyertakan unsur visual.

Ada beberapa langkah desain yang perlu diperhatikan oleh pemula menurut Gerbera. Pertama, riset dan brain storming. Di tahap awal perlu menentukan konsep dan citra diri yang ingin ditampilkan di mata konsumen melalui desain. Selanjutnya, untuk memudahkan proses saat mendesain, bisa membuat moodboard yang terdiri dari kumpulan foto referensi sebagai acuan visual. Tidak lupa, pemilihan font, warna, dan aspek visual pendukung juga harus diperhatikan karena berpengaruh kepada emosi serta ingatan konsumen terhadap sebuah brand.

Poin selanjutnya disampaikan oleh Rihhadata Aisy, Ex-Shopee Relationship Manager asal Jakarta. Ia menuturkan selain unsur-unsur desain yang sudah disebutkan, penempatan desain kita akan diaplikasikan juga penting. Terdapat beberapa UI design-commerce yang bisa malah menutupi informasi yang ingin kita tunjukkan dalam desain poster. Selain itu, penting juga untuk memposisikan diri sebagai customer sehingga kita bisa memahami informasi apa yang memang butuh untuk ditonjolkan.

Di penghujung acara, Gerberan dan Aisy menyampaikan pesan kepada para peserta sekaligus pengusaha UKM bahwa ada hal yang harus terus diperhatikan dalam membuat desain, yaitu tidak boleh asal buat dan asal unggah di social media ataupun e-commerce secara sembarangan. Jika tidak ada keselarasan dalam desain, hal tersebut justru bisa merusak karakter usaha yang ada. 

“Banyak orang asal unggah, yang penting aktif dulu. Padahal dengan berganti-ganti warna, tone, dan ilustrasi malah tidak menunjukkan identitas dan karakter dari brand kita. Karena itu, agar karakter usaha terbangun, desain harus terus konsisten dan seirama,” tutup Gerberan. (idc/n)

#Diskop UKM Jatim #media sosial