Kamis, 13 Juni 2024

Buka Jambore Kader Posyandu, Bupati Mojokerto Pinta Stunting Turun Satu Digit

Diunggah pada : 21 September 2023 10:59:54 87
Sumber foto : Diskominfo Kabupaten Mojokerto

Jatim Newsroom - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, secara langsung membuka Kegiatan Jambore Kader Posyandu di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Kabupaten Mojokerto. Pada momen itu, ia meminta seluruh kader posyandu agar mempersiapkan promotif gizi dalam mencegah terjadinya stunting, sehingga tahun 2023 angka stunting di Bumi Majapahit bisa turun di bawah 10 persen atau 1 digit.

Kegiatan ini diikuti sedikitnya 520 peserta, yang berasal dari Kepala Puskesmas, Petugas Promosi Kesehatan, Petugas Gizi, Kader Posyandu Perwakilan Desa, dan Kader Posyandu Excellent. Pada pelaksanaan jambore yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto tersebut, juga digelar lomba yel-yel, lomba SKP 25 kompetensi, dan seminar LILA Keluarga yang disampaikan oleh mitra Unicef, Lutfiatul Chamidah. 

"Kita ingin target kita tahun 2023 satu digit atau dibawah 10 persen. maka saya dengan dinas kesehatan setiap Selasa, saya turun kegiatan SEHATI, dan saya akan selalu mampir dimeja penyuluhan dan tolong untuk kader penyuluh nanti dipersiapkan, nanti fokusnya promotif tentang gizi dalam hal mencegah terjadinya stunting," ucap Bupati Ikfina, melalui pers rilis Diskominfo Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (21/9/2023).

Bupati Ikfina pun memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh kader posyandu atas upayanya dalam menurunkan stunting, serta upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat.

"Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto dan atas nama seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan mengapresiasi setinggi-tingginya,  mudah-mudahan semua yang kita berikan untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT," tuturnya.

Terkait peningkatan derajat kesehatan masyarakat, Bupati Ikfina menjelaskan, pemerintah pusat saat ini, lebih condong kepada upaya promotif dan preventif kesehatan. Yakni mencegah masyarakat jangan sampai sakit.

"Untuk mendukung upaya promotif dan preventif, jadi promotif itu memberikan pengetahuan kepada masyarakat, dan preventif itu bagaimana pengetahuan itu kemudian diaplikasikan, ada gerakan bersama-sama mengupayakan supaya tetap sehat," jelas Bupati Ikfina.

Selain itu, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta upaya untuk menurunkan stunting, orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto tersebut juga meminta, agar seluruh posyandu di Kabupaten Mojokerto dapat masuk dalam kategori strata purnama dan mandiri.

"Di tahun 2022 dari 1.289 posyandu yang ada di Kabupaten Mojokerto terdapat 96,5 persen atau 1.245 masuk kategori posyandu yang aktif dengan penilaian strata purnama dan mandiri. tinggal 44 yang belum purnama dan mandiri, maka minta tolong kepada rekan-rekan untuk 44 nanti untuk dibina," pinta Bupati Ikfina.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr. Ulum Rokhmat menjelaskan, pelaksanaan Jambore Kader Posyandu ini, adalah bentuk apresiasi, serta untuk meningkatkan motivasi, maupun wawasan dan pengetahuan kader dalam penyelenggaraan posyandu.

"Pada tujuan khusus, yaitu dalam mendukung program pemerintah dalam upaya integrasi posyandu layanan primer dan 25 kompetensi kader, meningkatkan kemampuan terhadap pelayanan posyandu, dan meningkatkan peran aktif kader posyandu," pungkas dr. Ulum.

Sebagai informasi, pelaksanaan jambore kader posyandu ini, juga turut dihadiri Ketua TP PKK, Kepala DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto Sugeng Nuryadi, dan perwakilan DPMD Kabupaten Mojokerto. (vin/s)

#stunting #Bupati Mojokerto #Kabupaten Mojokerto