Senin, 15 Juli 2024

Pendampingan Pemda Diperlukan untuk Sukseskan Desa Devisa

Diunggah pada : 25 November 2022 11:09:31 35
Pengrajin Akar Jati di Desa Ngubalan, Kabupaten Ngawi

Jatim Newsroom - Pemerintah Daerah memiliki peran besar dalam program Desa Devisa. Pendampingan dan keberpihakan pemerintah setempat terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) maupun Industri Kecil dan Menengah (IKM) tentu diperlukan.

Seperti halnya di salah satu Desa Devisa di Jawa Timur yaitu Desa Ngubalan, Kabupaten Ngawi dengan produk berupa kerajinan akar jati.

Ketika ditanya mengenai pendampingan dari pemerintah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) Kabupaten Ngawi, Yusuf Rosyadi, menerangkan bahwa pihaknya melakukan pendampingan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan produk.

Pendampingan peningkatan SDM dilakukan untuk meningkatkan keterampilan pengrajin, mulai dari pelatihan desain produk, ekspor impor, hingga product finishing.

Sementara pendampingan pengembangan produk dilakukan melalui pemberian bantuan peralatan dan studi banding ke Ubud di Bali, Pendidikan Industri Kayu Atas (PIKA) di Semarang, Yogyakarta, Jepara, dan Pasuruan.

“Di sana kami belajar dengan melihat, mengamati, mendengar dari para pengrajin, para pembuat produk. Ada sharing, ada transfer knowledge di situ. Kami juga tekankan, teman-teman pengrajin ini juga sampai ketinggalan tren yang paling diminati,” tegasnya.

Produk kerajinan akar jati dari Desa Ngubalan atau Dewi Wisata Industri Ngubalan ini sudah melewati proses kurasi sehingga memiliki kualitas yang berstandar ekspor. Negara tujuan yang paling menaruh minat terhadap produk ini adalah negara-negara di Eropa, khususnya Jerman, Belanda, dan Belgia. Ada juga ke benua Asia, Australia, dan Amerika. (idc/n)

#desa devisa #Desa Ngubalan