Selasa, 3 Oktober 2023

Disperindag Jatim Gelar East Java International Trade Festival

Diunggah pada : 30 Mei 2023 17:45:58 139
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Iwan melaporkan kegiatan East Java International Trade Festival, di Surabaya, Selasa (30/5/2023). Foto: Herlambang/JNR

Jatim Newsroom – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Disperindag Jatim) berkolaborasi dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim), dan Bank UMKM menyelenggarakan East Java International Trade Festival di Surabaya. Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Selasa (30/5/2023). 

Kepala Disperindag Jatim, Iwan, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan nilai ekspor dan neraca perdagangan luar negeri, meningkatkan promosi dan citra produk ekspor Jawa Timur, serta memberikan pelayanan secara terpadu, konsultasi dan informasi regulasi serta kebijakan perdagangan luar negeri. 

“Selain itu, juga memberikan apresiasi kepada pelaku usaha ekspor impor produk Jawa Timur, instansi serta pemerintah daerah pendukung ekspor, serta memberikan motivasi dan mendorong pelaku usaha di Jawa Timur untuk bisa menembus pasar luar negeri,” terang Iwan. 

Iwan menjelaskan kegiatan ini dihadiri lebih kurang 1.000 pelaku usaha dan instansi terkait, baik dari pemerintah pusat dan daerah, asosiasi, lembaga perbankan, hingga perguruan tinggi. 

“Ada sejumlah booth pameran dari instansi penyedia layanan konsultasi di bidang perdagangan luar negeri, lembaga perbankan, pelaku usaha ekspor, serta Desa Devisa di Jawa Timur,” terangnya. 

Adapun rangkaian kegiatan berupa talkshow tentang peran IKM dan Desa Devisa dalam meningkatkan ekspor di Jawa Timur, international business matching secara virtual, penandatanganan kontrak eksportir Jawa Timur dengan buyer, dan lain-lain. 

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim menyerahkan sejumlah penghargaan bagi Bupati/Wali Kota, eksportir, dan importir. Selain itu, Gubernur Khofifah juga meresmikan Desa Devisa Madura dan Desa Pendulum Devisa. Desa Devisa Madura, terdiri dari Klaster Batik Aromaterapi Al Warits Bangkalan dan Klaster Daun Kelor dan Rumput Laut Surgassum Sumenep. 

Sementara untuk Desa Pendulum Devisa terdiri dari Kampung Coklat Kabupaten Blitar dengan komoditas olahan coklat; Desa Ngindeng, Kabupaten Ponorogo dengan Koordinator PT. Enha Sentosa Indonesia; dan Desa Trayang, Kabupaten Nganjuk dengan Koordinator PT. Astana Shoga Asia dan komoditas Jahe. (idc/s)

#ekspor #impor #desa devisa #Disperindag Jatim #East Java International Trade Festival