Senin, 24 Juni 2024

Gubernur Khofifah Hadiri Jambore OPOP Jawa Timur Tahun 2023 di Kota Pasuruan

Diunggah pada : 30 November 2023 1:56:34 110
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat memberikan sambutannya pada kegiatan Jambore OPOP Provinsi Jawa Timur Tahun 2023, di Gor Untung Suropati Kota Pasuruan, Rabu (29/11/2023). Foto : Rafly / JNR

Jatim Newsroom - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri kegiatan Jambore OPOP Jawa Timur Tahun 2023 di Gor Untung Suropati, Kota Pasuruan, pada Rabu (29/11/2023) malam. 

Kegiatan bertajuk 'Unjuk Potensi, Raih Prestasi' ini bertujuan untuk memberikan inspirasi kepada peserta OPOP melalui benchmarking dan bestpractice sehingga dapat meningkatkan fungsi pemberdayaan ekonomi melalui program Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pesantren-(EKO-Tren) OPOP Jawa Timur. 

Terdapat stan-stan bazar Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) peserta OPOP, yang menunjukkan produk-produk unggulannya dalam kegiatan Jambore OPOP Jawa Timur Tahun 2023 ini. Selain itu, ada pula pasar murah yang menjual sembako dengan harga terjangkau bagi pengunjung dan warga setempat. 

Saat ditemui, Gubernur Khofifah menyampaikan, OPOP memiliki proses perjalanan panjang sehingga perkembangannya bisa sampai kegiatan Jambore OPOP Tahun 2023 ini. 

"One Pesantren One Product atau OPOP ini memiliki potensi yang luar biasa. Untuk internal pesantren saja, kalau santrinya lebih dari 1.000 logistiknya pasti banyak. Dari seluruh kebutuhan - kebutuhan santri, kalau itu terkonsolidasikan di antara pesantren-pesantren terdekat ada gudang yang mumpuni. Pasti proses distribusi internal antar pesantren itu luar biasa," jelas Gubernur Khofifah.

Selain distribusi internal, menurut Khofifah, distribusi eksternal produk-produk pesantren juga banyak sekali yang memiliki daya dukung alam memungkinkan untuk ditumbuh kembangkan. 

"Dari mulai tales misalnya, daun tales itu sekarang sudah di ekspor ke Jepang dan Australia. Kemudian OPOP Sumenep juga sudah ekspor produknya ke Jerman, yaitu daun kelor. Jadi kekuatan alam kita, itu memungkinkan bisa dilakukan proses untuk hilirisasi yang pasarnya ternyata luar biasa," tutur Gubernur Khofifah. 

Dikatakan Gubernur Khofifah, apalagi saat ini sudah ada produk yang communal branding. "Produk yang sudah communal branding itu ada kopi yang sudah satu brand, ada juga produk dari Madiun, Wonosalam, dan Jember yang sudah communal branding," ujarnya. 

Dengan adanya program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pesantren (EKO Tren-OPOP) ini Khofifah berharap ke depan semakin menemukan format yang lebih produktif. 

"Insya Allah, OPOP ini akan ketemu format yang lebih produktif lagi. Karena ini sudah melebihi target, jadi targetnya 2024 itu 1.000 wirausahawan santri-santri putri. Tapi pada Juli 2023 ini sudah 1 .000, bahkan sekarang mungkin sudah 1.400. Maka, target 2024 sudah terlampaui di tahun 2023 ini," pungkas Gubernur Khofifah. 

Pada Jambore OPOP Jawa Timur Tahun 2023 ini, Gubernur Khofifah juga berkesempatan menyerahkan beberapa penghargaan kompetisi OPOP Award 2023 kategori pesantrenpreneur dan santripreneur. Selain itu, secara simbolis Gubernur Khofifah juga menyerahkan dana hibah OPOP kepada Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Modern Surya Buana Malang dan beberapa santunan BPJS lainnya. 

Diketahui, turut hadir dalam kegiatan Jambore OPOP Jawa Timur Tahun 2023 ini, Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Kepala Diskop UKM Jatim Andromeda Qomariah, Kepala Disperindag Jatim, Iwan S. Hut, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) OPOP Jatim Mohammad Ghofirin. (vin/s) 

#gubernur #Khofifah Indar Parawansa #Gubernur Jawa Timur #OPOP #Kota Pasuruan #OPOP Jatim #Jambore OPOP