Senin, 24 Juni 2024

Bupati Anna Mu'awanah Persembahkan Buku "Membangun Sejak dalam Pikiran"

Diunggah pada : 24 September 2023 0:46:43 63
Foto : Kominfo Bojonegoro

Jatim Newsroom - Sebuah buku berjudul "Membangun Sejak dalam Pikiran" dipersembahkan oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah, setelah lima tahun pengabdian, di Pendopo Malowopati, Sabtu (23/9/2023) malam. 

Bupati Anna menjadi Bupati Perempuan Pertama di Kabupaten Bojonegoro yang menuliskan gagasan-gagasannya tentang pembangunan progresif serta segudang pengalamannya dalam menjalankan tugas sebagai Bupati. 

Ketua Dewan TIK Bojonegoro, Budi Irhadtanto, saat meresensi buku ini menggali pesan dengan dimulai dari judul buku. 'Membangun Sejak Dalam Pikiran' artinya sudah dari awal diniatkan untuk membangun. Sementara, kendaraan motor trail pada sampulnya menggambarkan kendaraan yang bisa menjangkau semua titik paling ujung. Berbeda esensinya jika menggunakan mobil yang identik dengan wilayah perkotaan.

"Buku setebal 350 halaman ditulis Bupati Anna dan launching di akhir masa jabatan. Ini pertama kali pimpinan menuangkan gagasan melalui buku yang berisikan permasalahan di Bojonegoro, problem solving hingga skala prioritas dan bagaimana pemahanan pemimpin dalam memimpin Bojonegoro. Buku ini akan memberikan wawasan luar biasa," jelasnya.

"Kelebihan buku ini, pimpinan biasanya tidak berani mengambil risiko. Contohnya soal drainase. Selain itu, infrastruktur lintas sektoral seperti jembatan juga perlu kerjasama kabupaten tetangga dan pemerintah pusat. Semuanya untuk masyarakat Bojonegoro. Bagusnya buku ini memotret semua permasalahan," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro Badrut Tamam berkesempatan menyampaikan tanggapan mengenai buku. Menurutnya Bupati telah mengaktualisasikan pikiran-pikirannya. Siapapun di dalamnya tergambar setiap pemimpin harus punya komitmen kuat, Bupati Anna mewujudkan pikiran dan semuanya ada di buku,"ucapnya.

"Buku ini menarik karena tidak semua pemimpin mampu dan berani membuat sebuah buku di penghujung kepemimpinannya. Bupati mengaktualisasikan, sementara kekurangan jadi evaluasi. Sebuah sifat kepemimpinan yang transparansi. Ini sebuah keterbukaan, sebuah sifat kepemimpinan yang transparan dari beliau. Beliau adalah pemimpin yang tidak alergi terhadap kritik," katanya. (yan/s)

#Bupati Bojonegoro