Kamis, 22 Februari 2024

Hadiri Rapat Paripurna Raperda DPRD Kabupaten, Bupati Mojokerto : Pemerintah Terus Waspadai Risiko Gejolak Ekonomi Tahun 2023

Diunggah pada : 17 Oktober 2022 15:53:47 29
Sumber foto ; Diskominfo Kabupaten Mojokerto

Jatim Newsroom – Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, mengikuti Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di gedung Graha Whicesa, Kantor DPRD Kabupaten Mojokerto, Senin (17/10/2022) pagi.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyampaikan, pemerintah akan terus mewaspadai risiko gejolak ekonomi yang masih tinggi di tahun 2023.

Perlambatan ekonomi dunia dan risiko stagflasi berpotensi mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi domestik. Konflik geopolitik dan perang Ukraina yang sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir, telah menyebabkan ekskalasi gangguan sisi suplai yang memicu lonjakan harga-harga komoditas global dan mendorong kenaikan laju inflasi di banyak negara. 

Untuk menekan laju inflasi, lanjut Bupati Ikfina, bank sentral di banyak negara melakukan pengetatan kebijakan moneter secara agresif. Pengetatan itu mengakibatkan guncangan pada pasar keuangan di banyak negara berkembang. Konsekuensinya, nilai tukar mata uang sebagian negara berkembang mengalami pelemahan. 

Dengan berbagai tekanan itu, pada 3 September 2022 pemerintah Indonesia terpaksa menaikkan harga BBM bersubsidi, kebijakan ini akan memberikan multiplier effect atau efek berganda yang kuat pada kondisi perekonomian nasional tanpa terkecuali di Kabupaten Mojokerto. 

"Kenaikan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat tersebut akan berdampak pada tingginya laju inflasi khususnya di Kabupaten Mojokerto. Kenaikan inflasi yang tinggi itu akan berisiko menghambat laju pemulihan ekonomi yang sebelumnya mengalami perlambatan akibat pandemi covid-19," jelas Bupati Ikfina.

Bupati Ikfina menekankan, berbagai tekanan dan ketidakpastian tersebut tidak boleh membuat pesimis. Sebagaimana yang disebutkan nasehat dalam Alquran maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.

“Oleh karena itu, desain arsitektur APBD tahun 2023 harus mampu meredam keraguan, membangkitkan optimisme, dan mendukung pencapaian target pembangunan, namun tetap dengan kewaspadaan yang tingg,”tegasnya. (vin/s)

#Bupati Mojokerto #Kabupaten Mojokerto