Kamis, 13 Juni 2024

Gubernur Khofifah Canangkan Imunisasi Hepatitis B Bagi Nakes di Jatim

Diunggah pada : 17 November 2023 1:07:51 413
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (tengah) bersama Pj. Wali Kota Batu Aries Agung Paewai (kiri) dan Kadinkes Jatim dr. Erwin Astha Triyono (kanan) saat menekan tombol pencanangan Imunisasi Hepatitis B bagi Nakes di Jatim, di Kota Batu, Kamis (16/11/2023). Foto : Rafly / JNR

Jatim Newsroom – Pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kesehatan Jatim melakukan Pencanangan Imunisasi Hepatitis B bagi tenaga medis maupun Tenaga Kesehatan (Nakes) di Jatim. Pencanangan secara langsung dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Kota Batu, Kamis (16/11/2023). 

Pencanangan imunisasi hepatitis B bagi nakes di Jatim tersebut, ditandai dengan Gubernur Khofifah bersama Pj. Wali Kota Batu Aries Agung Paewai, dan Kepala Dinkes Jatim dr. Erwin Astha Triyono menekan tombol sirine bersama-sama. 

“Pencanangan ini dilakukan karena ada potensi para nakes dapat tertular Hepatitis B, sehingga diantisipasi. Ada tiga tahap atau tiga kali dalam imunisasi ini, kita berharap dengan vaksinasi tidak menjadikan berkurangnya semangat para nakes melayani masyarakat. Karena pada dasarnya langkah-langkah preventif seperti ini sudah termitigasi,” kata Khofifah. 

Dengan tetap memberikan penguatan kepada para nakes melalui imunisasi ini, Khofifah berharap selanjutnya layanan kesehatan yang dilakukan para nakes semoga lebih prima. “Karena mungkin ada daerah tertentu yang potensial hepatitis B nya tampak. Nanti ini perlu ada sinkronisasi dengan dinas-dinas yang lain, dengan begitu pemerataan vaksin ini menjadi lebih cepat,” tutur Khofifah. 

Terkait acara puncak HKN ke-59 yang bertajuk ‘Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju’, Khofifah mengingatkan masyarakat, akan hal-hal sederhana terkait Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Ini sederhana sekali harus dimulai dari diri sendiri lingkungan terkecil, dimana kita berada dan seterusnya. PHBS dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan lingkungan dimanapun kita berada. Life style dan Germas ini sebetulnya sesuatu yang harus didorong oleh diri kita masing-masing,” imbau Khofifah. 

Khofifah menegaskan, upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan ini harus dikuatkan. Menurutnya, masyarakat yang Malas Gerak (Mager) harus sudah mulai Senang Gerak (Seger). 

“Pemprov Jawa Timur itu punya senam seger, kita berharap masyarakat senang gerak bukan malas gerak. Tidak boleh itu dijadikan justifikasi karena dunianya ini, digital maka IT dan ekosistem digital itu menjadikan orang malas gerak tidak. Bahkan melalui platform digital kita bisa belajar senang bergerak dimanapun. Saya rasa tidak ada alasan bahwa tidak ada lapangan besar, sangat banyak warga perkotaan yang menggunakan area sederhana dan terbatas mereka kalau olahraga bersama,” terangnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Jatim, dr. Erwin Astha Triyono, mengungkapkan, adanya pencanangan imunisasi hepatitis B bagi nakes ini karena berdasarkan hasil data Kemenkes RI, menunjukkan baru 36% nakes yang punya antibodi, sehingga masih punya tanggungan 64% yang belum punya antibodi agar dilakukan vaksin ini untuk mengeluarkan antibodinya.

"Ini sebetulnya kita mengambil potensi-potensi nakes itu kan karena dia melakukan aktivitas layanan yang kadang kadang berkaitan dengan pasang infus yang ada kontak kemungkinan lewat darah karena Hepatitis B itu, penularannya ada dua jalur yakni dari darah dan hubungan seksual,” ungkap dr. Erwin, saat ditemui usai kegiatan. 

Dengan adanya imunisasi hepatitis B ini, dr. Erwin berharap, para nakes lebih semangat dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih prima kepada masyarakat. 

“Sebetulnya ini kan isu yang terbangun sesuai dengan potensi kemungkinan terpaparnya nakes kita, sehingga dengan adanya vaksin ini diharapkan mereka lebih percaya diri untuk memberikan layanan ke masyarakat,” pungkas dr. Erwin. (vin/s) 

#Khofifah Indar Parawansa #Gubernur Jawa Timur #gubernur jatim #imunisasi #Dinkes Jatim #HKN #HKN ke-59 #hepatitis #nakes