Minggu, 16 Juni 2024

Disperindag Jatim Optimistis Harga Bahan Pokok dan Inflasi Pangan Terkendali

Diunggah pada : 10 April 2023 15:34:54 95
Pasar Murah Ramadan dan Menjelang Idulfitri 1444 H, di Halaman Kantor Disperindag Jatim, Senin (10/4/2023). Foto: Sugeng/JNR

Jatim Newsroom – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur (Disperindag Jatim) optimistis harga bahan pokok di bulan Ramadan hingga lebaran Idulfitri 1444 H nanti relatif stabil dan inflasi pangan di bulan April 2023 relatif terkendali. 

Saat ditemui di kantornya, Senin (10/4/2023), Kepala Disperindag Jatim, Iwan mengatakan, ”Harga bahan pokok di Jawa Timur alhamdulillah relatif stabil dan bahkan ada yang cenderung menurun. Mudah-mudahan ini yang kita harapkan sampai dengan nanti hari raya idulfitri, semoga harga-harga ini cenderung stabil khususnya di pasar-pasar tradisional. Alhamdulillah seluruh stok juga terjaga, supply aman.”

Senada, Plt. Sekretaris Disperindag Jatim, Yudi Ariyanto menuturkan,  “Berbagai pergerakan membuat kami optimistis di dalam 2 minggu menjelang lebaran idulfitri nanti insyaallah harga-harga akan terkendali. Insyaallah nanti inflasi pangan Jatim di bulan April 2023 juga terkendali.”

Ia melanjutkan,  hal yang perlu diwaspadai adalah inflasi di luar pangan. “Karena uang yang beredar cukup banyak, masyarakat belanja sana-sini pasti beberapa komponen akan meningkat,” terang Sekdis Yudi. 

Yudi pun menerangkan, setiap menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah serta berbagai stakeholder. Hal ini dilakukan karena sebelum-sebelumnya, momen HBKN adalah momen saat harga bahan pokok mengalami kenaikan. 

“Di sisi lain inflasi juga mengikuti, meskipun untuk periode HBKN jenis komoditi yang mengalami kenaikan itu tidak selalu sama. Entah itu Idulfitri maupun Nataru, ada kecenderungan kenaikan beberapa jenis komoditas bahan pokok,” jelasnya. 

Ia menekankan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejak awal tahun 2023 sudah menaruh perhatian terhadap beragam harga bahan pokok, terutama yang berpengaruh terhadap inflasi pangan. 

“Dari awal 2023, setiap hari kami melaporkan kepada Ibu Gubernur terkait pergerakan harga beras sampai hari ini. Itu juga diinformasikan ke Bupati dan Wali Kota. Jadi untuk Kabupaten/Kota yang harga berasnya masih tinggi, diperlukan langkah-langkah khusus maupun langkah antisipasi,” kata Yudi. 

Terkait harga pangan, lanjut Sekdis Yudi, pemerintah sudah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas pangan. HET disusun oleh pemerintah berdasarkan berbagai masukan dari stakeholder, baik asosiasi petani, asosiasi pedagang, dsb. 

“Sehingga sepakat untuk menentukan harga sekian untuk komoditas pangan tertentu. Harga ini yang menjadi dasar bagi kita untuk menyampaikan bahwa harga pangan itu tinggi atau rendah berdasarkan HET yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tutur Yudi. (idc/n)

#Disperindag Jatim #ramadan 1444 H #pasar murah #idulfitri 1444 H