Minggu, 2 Oktober 2022

2021, Nilai Impor di Tanjung Perak sebesar 65,94 Persen

Diunggah pada : 12 Agustus 2022 13:17:34 107
Sumber Foto: BPS Jatim

Jatim Newsroom - Selama tahun 2021, impor Provinsi Jawa Timur sebagian besar dilakukan melalui pelabuhan yang ada di Surabaya. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya nilai impor yang dibongkar di Pelabuhan Tanjung Perak sebesar 18.118,96 juta Dollar AS atau 65,94 persen dari total impor Jawa Timur.

Pelabuhan bongkar terbesar berikutnya yaitu Pelabuhan Tuban (14,52 persen), Pelabuhan Gresik (8,17 persen), Kalbut Situbondo (5,65 persen), dan Juanda (5,24 persen).

Melansir laman resmi Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (BPS Jatim) pada 12 Agustus 2022 dalam laporan “Statistik Impor Provinsi Jawa Timur 2021”, tercatat bahwa Pelabuhan Kalbut Situbondo adalah salah satu pelabuhan dengan muatan bongkar yang hampir seluruhnya adalah minyak dan gas.

Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan menerangkan, nilai bongkar migas di pelabuhan ini mencapai 1.551,36 juta Dollar AS atau setara 25,46 persen dari total impor migas Jawa Timur.

"Sedangkan pelabuhan bongkar migas terbesar adalah pelabuhan Tuban dengan nilai 3.989,53 juta Dollar AS. Nilai ini menyumbang kontribusi mencapai 65,48 persen dari total impor migas Jawa Timur," terang Dadang.

Adapun pelabuhan bongkar untuk sektor nonmigas terbesar adalah Tanjung Perak dengan nilai 17.680,43 juta Dollar AS. Sedangkan urutan kedua dan ketiga adalah pelabuhan Gresik dan Juanda Surabaya dengan nilai masing-masing sebesar 2.141,80 juta Dollar AS dan 1.439,96 juta Dollar AS. (idc/n…)

#impor #BPS Jatim