Kamis, 6 Oktober 2022

Ribuan Orang Hadiri NABOD Puspenerbal 2022

Diunggah pada : 12 Juni 2022 13:48:59 448
Static Show dari Rajawali Laut Flight

Jatim Newsroom - Lebih dari 5000 orang yang berasal dari Gresik, Bangkalan, Mojokerto Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertasusila) menghadiri Naval Air Base Open Day (NABOD) yang digelar Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda, Sabtu (12/6/2022).

NABOD merupakan salah satu acara rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Puspenerbal yang jatuh pada 17 Juni 2022 mendatang. Bertempat di Apron Lanudal Juanda, kegiatan yang dibuka untuk umum ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB. 

Mewakili Ketua Panitia NABOD 2022, Mayor Laut (P) Febriyanto A, Wakil Ketua NABOD 2022, Kapten Laut (P) Aditya Widyas mengatakan, beragam kegiatan disiapkan Puspenerbal untuk membuat NABOD semakin seru, diantaranya senam dan jalan sehat. "Peserta jalan sehat diajak mengelilingi kawasan Lanudal Juanda," katanya.

Kemudian ada pula perlombaan mewarnai. Selain itu, pengunjung yang hadir juga bisa melihat beragam atraksi. Mulai dari drumband GS Gita Jala Taruna hingga Static Show dari Rajawali Laut Flight, terjun payung serta pemeran stan UMKM kuliner dan souvenir. 

Lebih lanjut dikatakannya, beberapa lembaga dan dinas di lingkungan TNI AL semakin memeriahkan acara ini.  seperti Koarmada II yang memamerkan miniatur kapal perang, Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang memerkan beberapa hasil penemuan seperti robot penjinak bom.

Angkademi Angkatan Laut (AAL), Kopaska memanerkan alat tempur seperti senapan NTW Call 20 MM,  Dinas Psikologi Angkatan Laut yang memberikan uji reaksi gratis dan RSPAL Dr Ramelan yang menyediakan layanan kesehatan gratis seperti pemeriksaan tensi dan pemetiksaan gula darah, asam urat dan kolesterol. Konsultasi gizi dengan indeks massa tubuh guna mengetahui berat badan normal, kelebihan atau kurang, kadar lemak jumlah air dan kepadatan tulang.

RSPAL Dr Ramelan menyediakan sebanyak 300 alat pemeriksaan darah. "Layanan konsultasi bebas tidak kami batasi jumlahnya, hanya alat pemeriksaan darah saja yang kami batasi untuk 300 orang maunya 600, tapi alat tidak kuat jika dipakai terlalu banyak," ungkap salah seorang petugas. (hjr) 

#TNI AL #puspenerbal