Sabtu, 15 Juni 2024

OPOP Jatim, Ponpes Al Madina Ponorogo Punya Produk Unggulan Busana Muslim

Diunggah pada : 10 Mei 2023 11:39:06 109
Dok. Pengasuh Ponpes Al Madina Ponorogo, Nyai Hj. DIna Trisnawati, SH. ME, Rabu (10/5/2023).

Jatim Newsroom – Berawal dari adanya kebutuhan seragam bagi para santri, Pondok Pesantren (Ponpes) Al Madina, Kabupaten Ponorogo memiliki bisnis dengan produk unggulan busana muslim. Produksi busana muslim tersebut, mulai dirintis sejak tahun 2015 dan bergabung menjadi peserta program Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Pesantren-One Pesantren One Product (EKO-Tren OPOP) Pemprov Jatim dari tahun 2022.

Pengasuh Ponpes Al Madina Ponorogo, Dina Trisnawati, kepada Jatim Newsroom, Rabu (10/5/2023) mengatakan, bisnis busana muslim tersebut dirintis karena pihaknya juga memiliki keahlian dasar menjahit dan memiliki peralatan jahit yang memadai.

“Awalnya bisnis ini dirintis karena kami butuh seragam untuk anak pondok, kemudian kebetulan saya punya basic keahlian menjahit, lalu mulailah kami mencoba memproduksi busana muslim. Apalagi usaha konveksi adalah peluang bisnis dan busana merupakan kebutuhan primer, yang bisa kami produksi sendiri akhirnya kami membuka bisnis konveksi ini,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Dina, produk konveksi busana muslim yang dimiliki Ponpes Al Madina ini bermerek ‘Madina Collection dan Primabuana Batik'.

“Merek Madina Collection itu kami pakai karena berasal dari nama pondok kami sendiri, Ponpes Al Madina,” terang Dina.

Untuk pembuatan produk busana muslim, Dina menerangkan, prosesnya diawali dengan menentukan model pakaian, kemudian membuat pola, memotong bahan kain, menjahit, dan tahap akhir penyelesaian atau finishing.

“Kemudian untuk proses produksi dan pemasaran, awalnya saya sendiri yang memulai, lalu  ilmunya disalurkan ke santri dan dilanjutkan oleh santri maupun alumni pondok,” ungkap Dina.

Dina juga menyampaikan, bahwa produksi busana muslim yang dikembangkan di Ponpesnya tersebut bahan dasarnya diambil dari toko-toko kain terdekat di daerah Ponorogo serta Solo. “Produk busana yang kami hasilkan antara lain, ada gamis, mukena, serta daster,” sebutnya.

Dikatakan Dina, harga masing-masing produknya tersebut dibandrol dengan kisaran yang berbeda.

“Untuk gamis kami bandrol dengan kisaran harga Rp100 ribu sampai Rp200 ribu. Untuk daster, sekitar Rp30 ribu sampai Rp65 ribu, dan untuk mukena kami bandrol dengan harga Rp60 ribu sampai Rp100 ribu. Dari kisaran harga tersebut, keuntungan yang kami dapat kurang lebih antara 30 sampai 40 persen, dengan omzetnya per bulan Rp2-5 juta,” paparnya.

Dari bisnis busana muslim ini, Dina mengungkapkan, ada manfaat yang dapat diambil Ponpes Al Madina yang di antaranya keuntungan bisnis produksi bisa digunakan untuk keberlangsungan, operasional dan kemajuan sarana prasarana pondok serta memberdayakan para santri maupun alumni.

“Harapannya semoga santri bersedia mengembangkan bisnis ini setelah lulus, dan menjadikan  ilmu entrepreneur yang diterima di Pondok Al Madina ini mampu untuk mengangkat keberlangsungan bisnis mereka sendiri nantinya,” kata Dina.

Dina juga mengungkapkan, alasan Ponpes Al Madina Ponorogo bergabung menjadi peserta Eko-Tren OPOP Jatim adalah karena di dalamnya selalu ada pembinaan dan motivasi terus menerus terkait pengembangan bisnis.

“Sehingga ilmu bisnis kami semakin maju dan bisa memberdayakan santri. Kepada OPOP Jatim, saya berharap setelah bergabung di OPOP ini semoga bisa memiliki produk unggulan yang bisa diangkat untuk dipromosikan di OPOP Jatim agar lebih meluas pemasaran kami nantinya,” pungkasnya.

Program OPOP Jatim menjadi salah satu program Pemprov Jatim yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis pondok pesantren melalui pemberdayaan santri, pesantren, dan alumni pondok pesantren.

Bagi masyarakat yang penasaran mengenai produk unggulan busana muslim dengan merek ‘Madina Collection’ milik Ponpes Al Madina Ponorogo ini, bisa langsung menghubungi pengasuh Ponpes Al Madina Ponorogo, Hj. Dina Trisnawati,  di nomor 082143141110 .(vin/s)

 

#ponorogo #OPOP #kabupaten ponorogo #pondok pesantren