Kamis, 18 Juli 2024

Lamongan Perkuat Ekonomi Digital Berbasis Pesantren

Diunggah pada : 10 November 2023 10:33:30 69
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dalam OPOP Expo tahun 2023. Sumber Foto: Diskominfo Lamongan

Jatim Newsroom – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat kolaborasi antar sektor untuk mendorong sekaligus menjaga eksistensi program santripreneur agar mampu berkembang menjadi sosiopreneur di era ekonomi digital.

Mengutip rilis resmi humas Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jumat (10/11/2023), Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan hal tersebut untuk memperkuat ekonomi digital berbasis pesantren. 

Berdasarkan data saat ini, di Kabupaten Lamongan terdapat sebanyak 23 koperasi pesantren yang telah tergabung ke dalam program One Pesantren One Product (OPOP) dengan berbagai produk unggulan mulai dari songkok, batik tulis, kopi wali, olahan jamur, garam, pupuk organik, olahan ikan, pupuk cair, kaligrafi styrofoam, pupuk duri bandeng, jamu herbal hingga air minum dalam kemasan. 

Dengan adanya program santripreneur, Pemkab Lamongan bertekad menjadikan pesantren sebagai ekosistem kebangkitan ekonomi sekaligus berperan untuk memberikan pemberdayaan bagi umat dalam mempersempit kesenjangan. 

“Kami terus berikhtiar untuk terus memajukan koperasi dan peluang usaha mikro khususnya di lingkungan pesantren, memberikan fasilitasi promo usaha baik dalam bentuk expo maupun menggelorakan gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia serta slogan lokal di Kabupaten Lamongan #ayoditumbasi,” kata Bupati Yes sapaan akrab Bupati Lamongan. 

Perlu diketahui, Kabupaten Lamongan didapuk menjadi City of Charm pada OPOP Expo tahun 2023 yang diselenggarakan selama empat hari, tanggal 10-13 November 2023 di Halaman Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Ditunjuk sebagai city of charm, Kabupaten Lamongan memiliki ruang tersendiri untuk mempromosikan produk unggulan pesantren sekaligus potensi ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat berbasis pesantren. (idc/s)

#lamongan #OPOP #OPOP Expo