Jumat, 20 September 2024

BPBD Jatim Bantu Tambah Anggaran Penanggulangan Kekeringan Untuk Enam Daerah

Diunggah pada : 19 September 2024 18:41:47 20
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto. (Pca)

Jatim Newsroom – Kepala BPBD Jatim Gatot Soebroto mengatakan ke enam daerah yang kehabisan anggaran ini lantaran digunakan untuk dropping air bersih ke setiap desa yang mengalami kekeringan. Gatot menambahkan enam daerah itu sudah berkoordinasi dengan pihaknya untuk mendapat anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) dari APBD Pemprov Jatim.

 

"Bantuan dari APBD Jatim itu berupa dropping air bersih secara langsung. Pembagian air juga menyesuaikan kebutuhan setiap wilayah, sehingga akan berbeda-beda jumlah per liternya. Bantuan disesuaikan jumlah penduduk yang membutuhkan air, sehingga berbeda setiap wilayah,” ungkapnya dikonfirmasi, Kamis (19/9/2024).

 

Lebih lanjut,  Gatot mengatakan total bantuan dropping air bersih dari alokasi APBD Jatim sebanyak 4.198 Rit. Dalam satu Rit itu berisi kapasitas tangki air sebesar 5.000 liter untuk didistribusikan ke semua wilayah yang kehabisan anggaran.

 

Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatian BPBD Jatim. Sebab terdapat 106 desa yang terancam mengalami kekeringan. "Yang jadi perhatian sekarang posisinya paling banyak di Bojonegoro. Ada 106 titik desa," katanya.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat 28 kabupaten/kota yang mengeluarkan status darurat kekeringan. Dari total wilayah itu, terdapat enam daerah yang kehabisan anggaran mengatasi kekeringan, seperti Kabupaten Mojokerto, Blitar, Pasuruan, Pacitan, Jember, dan Lumajang.

 

Diketahui 28 daerah yang mengalami status darurat kekeringan ini adalah Kabupaten Lamongan, Bangkalan, Bondowoso, Gresik, Lumajang, Situbondo, Sampang, Pamekasan, Banyuwangi, Bojonegoro.

 

Kemudian Kota Batu, Kabupaten Blitar, Ponorogo, Jombang, Tulungagung, Nganjuk, Pacitan, Kabupaten malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Probolinggo, Ngawi, Kabupaten Madiun, Magetan, Trenggalek, Jember, Kabupaten Pasuruan, dan Sumenep. (Pca/hjr)

#BPBD Jatim