Senin, 24 Juni 2024

Bersama PLN UID Jatim, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam

Diunggah pada : 9 Juni 2023 13:22:58 210
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran PLN pelakukan penanaman secara simbolis 20.000 bibit mangrove di Taman Mangrove Gunung Anyar Surabaya, Jumat (9/6/2023) Foto :Hendry

Jatim Newsroom- Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menggelar konvoi 100 motor listrik dari Gedung Negara Grahadi menuju Taman Mangrove Gunung Anyar Surabaya, Jumat (9/6/2023).

Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman secara simbolis 20.000 bibit mangrove, pelepasan sebanyak 500 ekor burung jenis perkutut, gereja, dan merpati, serta penyerahan bantuan Pejuang Lingkungan masing-msing Rp 10 juta untuk Yayasan Peduli Sungai Sejahter Surabaya dan Yayasan Tunas Hijau.

“Terimakasih PLN, jangan pernah berhenti support Jawa Timur dengan elektrifikasi, pelestarian alam, dan CSR nya. Hari ini kita semua diajak PLN untuk memelihara dan menjaga kelestarian alam, khususnya kawasan mangrove. Semoga ini menjadi Jariyah kita semua,” ungkap Gubernur Khofifah.

Menurut gubernur, menjaga keindahan alam agar tetap lestari tidaklah mudah, butuh kepedulian bersama. Jika ada kerusakan, maka sangat sulit mengembalikannnya. “Tiga bulan lalu, saya pernah menanam edelweis di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan belum lama ini saya kembali kesana untuk melihat, ternyata kondisinya tidak terlalu membahagiakan,” kata gubernur menceritakan.

Karena itu, gubernur berharap keindahan yang ada di alam beserta manfaatnya jangan dirusak karena untuk memulihkannya tidaklah mudah. “Ada tanaman yang susah hidup, susah tumbuh, dan susah berkembang seperti edelweis,  jadi alam sudah memberikan keindahan, maka kita harus menjaganya, dan jangan merusaknya,” harapnya.

Tidak lupa gubernur juga berterimakasih kepada dewan energi nasional yang memberikan penguatan pada Jawa Timur, sehingga mampu menjaga lingkungan. “Terimaksih membantu kami menjaga paru-paru Jawa Timur, paru-paru Indonesia dan paru-paru dunia,” imbuhnya.

Ia mengimbau seluruh pihak aktif mewujudkan misi Net Zero Emission (NZE) 2060 dengan menanam dan memelihara mangrove. "Tanamlah dan pelihara lah," tambahnya.

Sementara, dikesempatan yang sama, General Manager PLN (Persro) UID Jatim, Lasiranmengungkapkan, 1 liter BBM menyumbang emisi karbon sebesar 2,4 kilogram gas CO2. Sementara satu batang pohon mangrove mampu menghilangkan CO2 dari 22 liter BBM. "Kami di Jatim punya peran besar luar biasa," kata Lasiran.

Ia juga mengatakan, PLN UID Jatim melakukan transformasi penggunaan motor listrik di lingkungan kerja. PLN juga mendorong masyarakat bertransisi energi.  Karena itulah, PLN sampai saat ini sudah mempersiapkan 46 titik SPKLU di sejumlah kabupaten/kota di Jatim. Dengan spesifikasi ultra fast charging di atas 200 KW. Antara lain di Surabaya. PLN Nusantara Power, PLN Embong Wungu dan sejumlah mall.

Total ada 52.707 unit pengguna motor listrik. Maka, PLN juga akan memasifkan pembangunan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU) atau charging station."Target 75-100 unit SPKLU di seluruh Jatim hingga akhir tahun ini," ucap Lasiran.

Untuk mencapai rasio elektrifikasi, PLN juga menerangi semua pulau dengan PLTS. Total ada enam pulau. Ia berharap 2024 nanti semua pulau di Jatim sudah menggunakan energi terbarukan tersebut. PLN terus bersinergi dengan pemerintah guna mewujudkan energi bersih. Mulai elektrifikasi penggilingan padi, pengairan sawah, hingga electric vehicle.(hjr)

#Jawa Timur #gubernur khofifah #PLN UID Jatim #Hari lingkungan hidup dunia #pt pln