Minggu, 23 Juni 2024

Bank Indonesia Optimis Konsumen Tetap Kuat Terhadap Kondisi Ekonomi

Diunggah pada : 13 Maret 2024 14:25:10 87

Jatim Newsroom- Survei Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2024 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2024 yang berada dalam zona optimis (>100) pada level 123,1.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono, Rabu (13/3/2024) mengatakan, tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Februari 2024 didorong oleh Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang meningkat dan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang tetap optimis. IEK meningkat ditopang oleh Indeks Ekspektasi Penghasilan dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja. Sementara itu, IKE tetap terjaga didukung oleh optimisme pada semua komponen pembentuknya.

Pada Februari 2024, keyakinan konsumen terpantau tetap optimis pada seluruh kategori pengeluaran. Peningkatan optimisme tercatat pada responden dengan pengeluaran Rp 1-2 juta. Berdasarkan usia, keyakinan konsumen pada Februari 2024 juga terpantau optimis utamanya pada kelompok usia 20-40 tahun.

Secara spasial, IKK meningkat di sebagian besar kota yang disurvei, terbesar di Kota Palembang (5,0 poin), diikuti Denpasar (3,1 poin) dan Bandung (2,7 poin). Sementara itu, sebagian kota lainnya mencatat penurunan IKK, terutama di Kota Banjarmasin (12,7 poin), diikuti Surabaya (12,6 poin) dan Medan (11,2 poin).

Pada Februari 2024, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tetap kuat, tecermin dari IKE Februari 2024 yang berada pada area optimis sebesar 110,9. Tetap terjaganya IKE Februari 2024 terutama didorong optimisme pada semua komponen pembentuknya, tertinggi pada Indeks Penghasilan Saat Ini yang tercatat sebesar 112,1.

Sementara itu, Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (Durable Goods) dan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja juga tetap terjaga pada area optimis, masing-masing sebesar 110,6 dan 110,1 (Grafik 4). Secara spasial, sebagian besar kota mencatat peningkatan IKE, terbesar di Kota Pontianak (5,0 poin), diikuti Pangkal Pinang (4,0 poin) dan Samarinda (2,5 poin). Sementara itu, sebagian kota lainnya mencatat penurunan IKE, terutama diKota Surabaya (20,5 poin), diikuti Medan (18,9 poin) dan Banjarmasin (15,6 poin).

Rata-rata porsi konsumsi terhadap pendapatan terpantau menurun pada hampir seluruh tingkat pengeluaran terutama pada responden dengan pengeluaran Rp1-2 juta per bulan. Sementara itu, porsi tabungan terhadap pendapatan terindikasi meningkat pada hampir seluruh tingkat pengeluaran, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp1-2 juta per bulan. (jal/hjr)

#bankindonesia