Selasa, 23 April 2024

Anak – Anak Jatim Rayakan Hari Anak se Dunia 2023

Diunggah pada : 20 November 2023 10:17:11 133
Anak – Anak Jawa Timur Merayakan Hari Anak se Dunia

Jatim Newsroom - Hari Anak Sedunia adalah hari aksi tahunan untuk anak-anak, yang ditandai dengan diadopsinya Konvensi Hak-Hak Anak. Hak anak adalah hak asasi manusia, namun di beberapa tempat, hak anak sedang diserang.

Pada Hari Anak Sedunia tahun ini, upaya yang dilakukan oleh Pemprov Jatim melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK), antara lain dengan memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk bersuara mengenai isu-isu yang penting bagi mereka.

"Anak-anak di Jatim sedang merayakan Hari Anak se Dunia. Dengan memprioritaskan hak dan partisipasi anak, kita dapat membantu membangun masa depan yang lebih baik bagi semua orang," terang Kepala DP3AK Jatim, Tri Wahyu Liswati, di kantornya, Senin (20/11/2023).

Lantas, Apa yang membedakan Hari Anak Nasional, Hari Anak Internasional dan Hari Anak sedunia ? Tri Wahyu Liswati menjelaskan, bahwa Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli. Hal ini menandai disahkannya Keputusan Presiden Nomor 44 tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional, sebagai bentuk penghormatan, perlindungan dan pemenuhan Hak Anak

Sedangkan, Hari Anak Internasional diperingati setiap 1 Juni, merupakan kesepakatan untuk memberikan perlakuan yang tepat pada anak ketika menghadapi masa-masa sulit. Perayaan ini memastikan bahwa anak juga berkembang dengan baik tanpa adanya eksploitasi dan mengarahkan anak untuk menunjukkan keahliannya yang berguna bagi masyarakat

Sementara, untuk Hari Anak se Dunia, ditetapkan tanggal 20 November, menandai ketika Majelis Umum PBB pertama kali meresmikan Deklarasi Hak Anak pada 20 November 1959. Pada saat yang bersamaan, Majelis Umum PBB juga mengadopsi Konvensi Hak Anak. Sejak saat itu setiap tanggal 20 November diperingati sebagai Hari Anak Sedunia. Meskipun Hari Anak se Dunia sudah diresmikan sejak tahun 1954, namun baru mulai tahun 1990 diresmikan oleh Majelis Umum PBB.

Hari Anak se Dunia diperingati sebagai bentuk kepedulian dan perhatian masyarakat terhadap kondisi anak di seluruh dunia. Hal ini bertujuan guna memberikan penghormatan, perlindungan, serta pemenuhan hak-hak anak.

Tema Hari Anak se Dunia tahun 2023 adalah “every child, every right”, dengan 3 poin utama, yaitu For every child, peace untuk setiap anak dimanapun, memiliki hak untuk hidup damai, sesuai dengan prinsip dasar Konvensi Hak Anak , For every child,  a liveable planet setiap anak berhak untuk hidup aman dan layak dan  For every child, a voice  Anak-anak harus didengarkan dan dilibatkan dalam semua keputusan yang terkait mereka.

Sedangkan Rangkaian kegiatan di Provinsi Jawa Timur dimulai 17 November 2023, melalui Forum Temu Anak Jawa Timur, berupa Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) bagi seluruh Pengurus  Forum Anak Jawa Timur yang dilaksanakan di Hotel Platinum, Surabaya.

Pelatihan ini diinisiasi oleh DP3AK Provinsi Jawa Timur bersama dengan Forum Anak Jawa Timur, dengan kolaborasi antara UNICEF Indonesia dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur yang dihadiri oleh 76 perwakilan anak dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, kegiatan ini sekaligus menjadi agenda tahunan Forum Anak Jawa Timur guna melaksanakan regenerasi kepengurusan.

Peluncuran Aplikasi LARE Jatim

Dalam kegiatan Forum Anak Jawa Timur pula, program unggulan LARE JATIM secara resmi diluncurkan. LARE JATIM (Lapor Arek Jawa Timur) merupakan aplikasi pelaporan masalah perlindungan dan pemenuhan hak anak berbasis konselor sebaya terlatih dalam rangka menciptakan layanan konseling yang gratis, aman, dan profesional. Bersama dengan UNICEF Indonesia dan LPA Jawa Timur.

"DP3AK Provinsi Jawa Timur meresmikan peluncuran aplikasi LARE JATIM dalam kegiatan. Bersamaan dengan pelatihan ini, Forum Anak Jawa Timur juga turut memberikan penghargaan bagi forum anak daerah terbaik dalam Penganugerahan ATMAJA Awards 2023," kata Tri Wahyu Liswati.

Setidaknya sebanyak 9 kategori penghargaan berhasil dibagikan kepada kabupaten/kota dengan forum anak yang paling aktif mempromosikan Pelopor dan Pelapor (2P), Partisipasi Anak dalam Perencanaan Pembangunan (PAPP) hingga fasilitasi Informasi Layak Anak. Pelatihan Konvensi Hak Anak ini dibawakan oleh Dr. H. Arie Cahyono, SSTP, MSi. dari BPSDM Prov. Jawa Timur.

Kegiatan tersebut diadakan guna mengasah kepekaan anak-anak Jawa Timur untuk dapat memaknai Konvensi Hak Anak (KHA) dan keselarasannya dengan nilai-nilai Pancasila. Tak hanya itu, diharapkan para peserta Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) dapat membagikan informasi seputar KHA yang sudah didapatkan kepada teman-teman yang ada di kepengurusan Forum Anak Kabupaten/Kota.

" Dan pada hari ini, Senin, 20 November 2023, Forum Anak Jawa Timur melakukan take over kegiatan Semangat Pagi (SAPA) DP3AK dengan tujuan membangun Kembali semangat untuk membersamai anak untuk Langkah dan Upaya Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak," pungkas Tri Wahyu Liswati. (her/s)

#DP3AK