Waspada Corona, DPRD Bentuk Tim Tagana Penyemprotan Disinfektan

UMUM | 26 Mar 2020 12:42:48 PM

Waspada Corona, DPRD Bentuk Tim Tagana Penyemprotan Disinfektan

Anggota DPRD Jatim, Chusainuddin saat meberikan bantuan semprotan disinfektan kepada petugas tim Tagana di kabupaten Tulungagung.

Jatim Newsroom - Guna meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan menghadapi virus corona di Jatim, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim membentuk tim tagana yang bertugas untuk melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, serta Hand Sanitizer di wilayah Tulungagung .

 “Tagana ini kita bentuk untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Tugas Tagana menyemprot disinfektan dan pembagian hand sanitizer ke masjid-masjid, pondok pesantren, sekolah, gereja dan juga rumah warga,” tegas Anggota DPRD Jatim, Chusainuddin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3).

Ia menjelaskan, Tim Tagana dibentuk sebagai bagian dari perhatian khusus terhadap Kabupaten Tulungagung, mengingat jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 251 orang dan Pasien Dalam Pemantauan (PDB) sebanyak 20 orang. Jumlah tersebut cukup tinggi dibandingkan dengan daerah lain, sehingga diperlukan kerja-kerja mandiri dalam melakukan pencegahan covid-19.

Ia menambahkan, tugas Tim Tagana tidak hanya melakukan penyemprotan disinfektan, namun juga bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan sederhana dalam menghindari covid-19. Edukasi tersebut agar di masyarakat tidak terjadi kepanikan dan bisa menjalankan aktivitas seperti biasa sesuai dengan imbauan dari pemerintah.

“Edukasi bagaimana menghindari penyebaran virus corona itu amat penting untuk masyarakat kita, termasuk juga mensosialisasikan imbauan pemerintah untuk menghindari keramaian dengan mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak penting,” papar Chusainuddin.

Pihaknya berharap, kegiatan dan pembentukan tim khusus secara mandiri juga dilakukan oleh daerah-daerah di Jawa Timur guna membantu kerja pemerintah dalam menangani dan mencegah penyebaran wabah covid-19.

Update data, per 25 Maret 2020 pukul 17.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 2.542 orang, 190 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan 51 positif COVID-19 (coronavirus) di Jawa Timur. Untuk Kabupaten Tulungagung jumlah ODP 251, PDP 20 orang. (pca/p)

Views 963
Web Statistic