Pemprov Jatim Siap Layani dan Amankan Mudik Lebaran 2019

UMUM | 23 May 2019 11:44:22 AM

Pemprov Jatim Siap Layani dan Amankan Mudik Lebaran 2019

Foto; sugeng JNR

Jatim Newsroom - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan kesiapannya menggelar pelayanan arus mudik lebaran 2019 dengan memaksimalkan sinergitas secara terapadu berbagai instansi pelayanan.
 
Hal tersebut dungkapkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam gelar Apel Pelaksanaan dan Pengamanan Angkutan Lebaran Terpadu 2019, di halaman kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Kamis (23/5).
 
“Keterpaduan dan sinergitas dalam pelayanan dan pengamanan lebaran secara terpadu sudah dilakukan secara maksimal, layanan komunikasi dan jajaran satuan, dan radio juga dimaksimalkan membantu komunikasi,”ujarnya.
 
Ia menambahkan persiapan, antisipasi dan koordinasi terus dilakukan untuk memastikan arus mudik dan balik berjalan lancar. Kesiapan ini terdiri dari aspek angkutan lebaran, ketersediaan tempat istirahat sementara atau rest area, pos pelayanan kesehatan pemudik sampai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta listrik.
 
Hal penting lainnya, lanjut dia, yaitu menyiapkan titik-titik penyedia BBM sehingga bila terjadi kehabisan stok dapat segera dikirim. Menurut dia, ada tambahan dua titik transmisi utama yang menyiapkan BBM, yakni di Tuban dan Surabaya, ditambah enam sub titik transmisi.
 
Gubernur juga memastikan ketersediaan kebutuhan dasar seperti listrik, yaitu PLN menyiapkan mobil yang bisa memberikan layanan tim gardu mobile sebanyak 174 tim.
 
Dari data Dinas Perhubungan total penumpang saat arus mudik dan balik di Jatim pada Lebaran tahun ini diprediksi mencapai 7,12 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar atau sekitar 3,4 juta orang akan melakukan perjalanan darat terutama menggunakan armada bus.
 
Tingginya jumlah arus mudik via darat ini didukung dengan telah beroperasinya jalan tol mulai Ngawi sampai dengan Probolinggo, dan tol Surabaya ke Malang.
 
Total penumpang angkutan umum di Jatim untuk Lebaran 2019 diprediksi sebanyak 7,2 juta orang, sedangkan ketersediaan angkutan bus sebanyak 5.901 bus dengan total penumpang 3.385.004 orang, kereta api sebanyak 577 trip dengan total penumpang 983.198 orang.
 
Kemudian, kapal sebanyak 51 kapal dengan total penumpang 205.338 penumpang, kapal ferry sebanyak 52 armada dengan total penumpang 1.367.069 orang dan pesawat terbang sebanyak 396 flight dengan total penumpang sebanyak 1.183.816 orang.
 
Usai apel, secara simbolis Khofifah melakukan mengecekan kelayakan bus yang akan beroperasi dengan menempelkan stiker layanan mudik lebaran 2019.(mad/s)

Views 3168
Web Statistic