Lapas Malang Ajari Warga Binaan Jadi Barista Hingga Hair Stylish Profesional

UMUM | 07 Jul 2020 10:26:33 PM

Lapas Malang Ajari Warga Binaan Jadi Barista Hingga Hair Stylish Profesional

Dirjen Pemasyarakatan saat meninjau lokasi pembinaan kemandirian warga binaan Lapas Malang. Foto Humas Kemenkumham Jatim untuk Kominfo Jatim

Jatim Newsroom - Lapas Kelas I Malang punya pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan yang terintegrasi. Tidak hanya dibekali hard skill, lewat Jagongan Jail, warga binaan diajari berbisnis cafe dan barbershop. Hari ini, Senin (7/7/2020) Dirjenpas, Reynhard SP Silitonga meresmikan program pembinaan yang terletak di samping rumah dinas kalapas itu.

Peresmian itu dilakukan secara simbolik dengan memotong rangkain bunga dan pemotongan tumpeng. Reynhard mengapresiasi langkah yang diambil Kalapas Malang Agung Krisna dan jajarannya yang tak henti-hentinya berinovasi dalam berkinerja. "Para warga binaan perlu dibekali dengan keahlian maupun kemampuan lanjutan seperti pemasaran dan soft skill lainnya," jelasnya.

Memang, di Jagongan Jail itu nanti, setiap warga binaan akan dibekali kemampuan untuk mengelola bisnis yang sedang menjamur itu. Dimulai sebagai barista, kasir maupun pramusaji. "Kemampuan mengolah kopi yang nikmat saat ini sedang banyak diperlukan, jadi kami hadirkan cafe yang dikelolah oleh warga binaan yang kami dampingi," ujar Agung Krisna.

Tidak itu saja, warga binaan juga dibekali kemampuan sebagai hair stylist dan theraphist. Mereka akan mengelola barbershop yang juga satu komplek dengan coffee shop.

Salah satu warga binaan bernama Danang mengaku bersyukur diberi kesempatan untuk mengembangkan bakatnya. Selama ini, dirinya hanya berlatih di dalam lapas. Namun, setelah ada Jagongan Jail, dirinya bisa mengembangkan diri dengan berbaur bersama masyarakat. "Kami senang, sehingga tidak merasa dihukum, melainkan dibina kembali ke jalan yang benar," tutur pria asli Malang itu.

Dia pun berharap bisa bekerja atau membuka barbershop sendiri saat bebas nanti. Sehingga tidak kembali melakukan penyalahgunaan narkoba. "Saya ingin sembuh dan kembali serta diterima oleh masyarakat," harapnya. (afr/s)

Views 4828
Web Statistic