Gubernur : Tol Surabaya - Kertosono Diharapkan Mengurangi Kemacetan Saat Arus Mudik 2017

UMUM | 13 Jun 2017 12:26:02 PM

Gubernur : Tol Surabaya - Kertosono Diharapkan Mengurangi Kemacetan Saat Arus Mudik 2017

Kunjungan Gubernur Jatim, H Soekarwo, Selasa (13/6) di ruas Tol Mojokerto-Ketosono. Foto: Henry JNR

Jatim Newsroom - Gubernur Jawa Timur berharap keberadaab pengeoperasian secara fungsional Tol Surabaya - Mojekerto - Kertosono, mampu mengurai kemacetan lalu lintas saat lebaran 2017 nanti. Sehingga mampu mengurangi volume kendaraan kerap menimbulkan kemacetan di pertigaan Mengkreng di Kertosono.

"Saya mengapresiasi pembangunan Tol Surabaya - Mojokerto - Kertosono, karena tol ini merupakan solusi mengatasi kepadatan mobilitas transportasi di jalan utama dari Surabaya yang ke luar kota maupun sebaliknya," kata Gubernur Jatim, Soekarwo saat memantau ruas jalan tol Surabaya-Mojokerto dan Mojokerto-Jombang-Kertosono yang berakhir di Jembatan Brantas, Selasa (13/6).

Dikatakannya, jalan tol ini belum sempurna 100 persen, sehingga penjagaan dari petugas menjadi sangat penting dilakukan, terutama masih adanya jalan lintas sebidang.

Untuk bagian sambungan jalan yang belum selesai, harus diperbanyak pengamanan untuk penyamaan ketinggian jalan. Apalagi juga masih ada penyeberangan yang belum selesai.

Jalan yang dibuka satu lajur ini menggunakan manajemen pengarusan jalan. Diatur pada saat mudik dari timur ke barat, sedangkan untuk arus balik dari barat ke timur. "Jadi ada rekayasa transportasi untuk mengatasi kemacetan," jelasnya.

Pengecekan jalan tol ini sendiri diawali dengan memasuki gate area jalan masuk tol Surabaya-Mojokerto. Sebagian besar jalan yang dilalui sudah bisa dilewati satu jalur untuk dua kendaraan. Jalan tol Surabaya-Mojokerto pada bagian seksi 2 masih banyak dijumpai jalan yang bergelombang. Jalan tol tersebut bisa dilewati kendaraan bermotor mulai pukul 06.00 dan pintu utama dari Surabaya ditutup pada pukul 17.00 WIB.

Dalam pandangan Pakde Karwo, jalan sudah dalam kondisi dibeton dan beberapa masih ada yang bergelombang. Gundukan tanah juga masih dijumpai di sisi kanan dan kiri jalan yang bisa dilalui. Di sekitar jalan tol masih belum ada penerangan jalan, namun petunjuk jalan sudah terpasang cukup jelas bagi pengendara.

Untuk masalah urugan tanah di sisi kiri kanan jalan tol, Pakde Karwo menyakinkan bahwa sudah ada pengamanan dan solusi preventif untuk mengatasi permasalahan tersebut. (pca)

Views 521
Web Statistic