WALIKOTA KUKUHKAN DEWAN KESENIAN SURABAYA

UMUM | 07 Jul 2009 03:08:37 PM

Walikota Surabaya Drs Bambang DH Selasa (7/7) pagi, mengukuhkan pengurus Dewan Kesenian Surabaya (DKS) periode 2009 – 2014. Organisasi pimpinan Sabrot Dodot Malioboro ini, diharapkan mampu memfaslitasi pontensi seniman Surabaya. “Seniman Surabaya kualitasnya diakui bukan hanya di Indonesia tetapi juga mancanegara, karena itu harus ada organisasi yang mewadahinya,” kata walikota usai pengukuhan di Balai Kota Surabaya, Selasa (7/7). Manurut dia, DKS punya tugas dan tanggungjawab yang sangat besar yakni menjadi organisasi yang memotori gerak seniman agar semakin berkembang. Terutama buat para seniman muda. ”Seperti sastrawan, kita punya Prof Budi Darma yang namanya sudah dikenal secara Internasional kualitas beliau harus diserap dan ditularkan keseniman muda lainnya sehingga dapat berkembang,” katanya. Untuk mewujudkannya, Bambang DH meminta, ketua DKS selalu berkoordinasi dengan pemkot terutama yang menyangkut penyediaan tempat untuk berekspresi. ”Komunikasi harus kita jalin terus agar kemajuan dapat dicapai,” terangnya. Lebih lajut dikatakannya, bentuk kominmen pemkot pada seniman adalah dalam waktu dekat gedung kesenian di Balai Pemuda akan segera direnovasi. Sehingga dapat dipakai oleh seniman untuk mengekspresikan karyannya sehingga dikenal masyarakat. ”Semoga renovasi gedung tersebut dapat selesai tahun ini sehingga kegiatan seperti pemeran lukis, patung, pementasan drama, dan ludruk dapat digelar,” tuturnya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, selama ini belum ada anggaran khusus dari Disbudpar untuk kegiatan DKS. Sebab selama ini sistem bantuan anggaran dilakukan dengan cara pengajuan proposal,” Kalau mau menggelar kegiatan biasanya DKS mengajukan proposal ke kita setelah itu baru kita berikan dana bantuan tersebut, jadi kami tidak memiliki anggaran khusus buat DKS. Ketua DKS Sabrot Dodot Malioboro menegaskan, akan berusaha membawa DKS menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sebagai prioritas utama lelaki asli Surabaya ini mengatakan, akan menggandeng seniman muda baik yang ada di lingkungan DKS maupun daerah lain seperti Sidoarjo dan Gresik. Ia akan selalu mengakomodir semua masukan dan saran baik dari pengurus yang terpilih atau dari masyarakat umum. Dengan cara ini maka DKS dapat semakin terbuka dan selalu didukung para seniman. ”Saya tidak bisa bekerja sendiri, jika mau maju, kita harus harus malakukannya bersama, saya bermimpi ingin menjadikan Surabaya sebagai kota yang penuh dengan aktivitas seni,” katanya. Selain itu ke depan, Sabrot berharap Surabaya memiliki gedung kesenian layaknya kota besar di beberapa negara maju seperi Singapura, Malaysia, atau Cina. ”Kita akan terus mendorong pemerintah untuk ikut memikirkan kemajuan kesenian salah satunya dengan membangun gedung kesenian,” ungkapnya. Karena itu, Sabrot sangat menyambut baik keinginan pemkot merenovasi Balai Pemuda menjadi tempat pertunjukan yang sesuai dengan harapan para seniman. ”Kita sangat berharap tempat itu segera direnovasi sehingga dapat segera digunakan,” tuturnya.

Views 2983
Web Statistic