DISTRIBUSI DAN KEAMANAN BERES, JATIM SIAP SUKSESKAN PILPRES

UMUM | 07 Jul 2009 02:44:51 PM

Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo menyatakan siap untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 8 Juli 2009. Hal ini didasarkan dengan hasil distribusi di Jawa Timur yang mencapai 100% serta personel keamanan yang sudah siap 100%. Demikian ditegaskan Soekarwo saat videoconference bersama Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Mapolda Jatim, Selasa (7/7). Tentang DPT, Pakde Karwo sapaan akrab Soekarwo menyatakan, saat ini jumlah Daftar Pemilh Tetap (DPT) ganda diyakini telah berkurang sebanyak 49.628 pemilih dari total 29.768.899 pemilih. Setelah ada pembaruan, pemilih hanya bertambah sekitar 3.600 pemilih. “Ada pengurangan dari nama ganda dan nama fiktif sebanyak 49.628 pemilih. Soal perkembangan logistik, di Jawa Timur sudah 100% sampai di PPS termasuk di kepulauan,” katanya. Tentang keluarnya keputusan MK tentang penggunaan KTP sebagai bukti untuk menyontreng, baginya hal itu akan menambah beban baru bagi KPU Jawa Timur. “Sebelum keputusan MK, suasananya sudah bersih. Tapi pada prinsipnya, dengan keputusan MK yang baru, KPU Jatim siap dan akan mengoreksi,” tambahnya. Soekarwo mengatakan, dari jumlah DPT di Jatim yang lama sebanyak 29.765.293 pemilih, setelah dilakukan pembaruan dan koreksi ternyata terdapat penambahan sebanyak 3.656 pemilih atau menjadi 29.768.899. Selain itu, juga ada penambahan 3 TPS dari 69.915 TPS menjadi 69.918 TPS. “Semua sudah dibenahi mengenai kondisi DPT. Yang penting, di Jatim semuanya kondusif dan terkendali,” tegasnya Karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat Jatim agar ikut menyukseskan Pilpres 2009 dengan sikap dewasa baik dalam menggunakan hak pilihnya, menjaga suasana keamanan, dan menjaga ketertiban, sehingga demokrasi yang sedang dilaksanakan dapat terwujud dengan sukses [b] Videoconference[/b] Presiden SBY dalam videoconference menyatakan bahwa Jatim aman. Permasalahan yang menjadi hambatan adalah distribusi kotak suara, karena tempat geografis Indonesia yang kepulauan dan memiliki daerah-daerah terpencil. “Tapi, saya harap semuanya beres sebelum hari pelaksanaan, dan saudara pemimpin daerah agar melakukan pemantauan dan mengawal proses distribusi ini,” ujar SBY kepada Soekarwo SBY juga mengimbau kepada seluruh jajaran kepala daerah yang ada di Indonesia untuk membantu Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dalam menjaga keamanan dan bersikap netral. “Saya harap, pelaksanaan Pilpres besok dapat tertib. Kalau ada masalah-masalah, segera atasi. Bantu penuh KPUD, karena tugasnya tidak ringan. Apalagi dengan putusan MK kemarin, menambah tugas dan pekerjaan KPU,” ujarnya. SBY meminta para gubernur melakukan antisipasi keamanan sebagaimana Pemilu. Selain itu, para gubernur dalam menjalankan tugasnya diminta, memegang teguh etika, dan netral, seperti TNI dan Polri. ”Saya tidak ingin mendengar adanya paksaan. Itulah instruksi-instruksi saya. Marilah menjalankan tugas kita sebaik-baiknya dan mohon ridho pada Tuhan agar pelaksanaan Pemilu berjalan dengan baik,” pesannya. Seperti diketahui, presiden mengecek persiapan pilpres lewat videoconference dengan para gubernur se-Indonesia di Istana Negara Jl Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat.

Views 255
Web Statistic