Belum Rekam E-KTP, 200 Ribu Pemilih Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilihnya di Pilgub Jatim

PILKADA JAWA TIMUR | 16 Apr 2018 09:45:03 AM

Belum Rekam E-KTP, 200 Ribu Pemilih Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilihnya di Pilgub Jatim

Komisioner KPU Jawa Timur, Choirul Anam. Foto : Panca JNR

Jatim Newsroom - Sebanyak 200 Ribu Warga Jawa Timur terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Sampai saat ini, mereka belum masuk daftar pemilih karena belum melakukan perekaman e-KTP.

"Yang saya terima tinggal 200 ribuan yang belum punya e KTP. Dan Dispendukcapil tidak berani mengeluarkan surat keterangan," kata Komisioner KPU Jawa Timur, Choirul Anam pada Senin (16/4).

Dia mengatakan, meski tidak punya e-KTP, Dinas Kepedendudukan setempat juga enggan mengeluarkan surat keterangan. Pasalnya, jumlah 200 ribu pemilih itu diduga masih bermasalah. "Nanti masuk dalam pemilih model ACKWK. Misalkan di Nganjuk ada dua orang tidak merekam e-KTP Dispenduk setempat tidak berani mengeluarkan surat pengganti perekaman e-KTP karena memang dia tidak ada di tempat," katanya.

Menurut Anam, untuk menekan jumlah warga yang belum masuk daftar pemilih, KPU Jatim terus melakukan pemutakhiran data pemilih. “Insya Allah bisa ditekan tetapi kalau 0 tidak mungkin. Yang bisa melakukan memang pencoretan," tambahnya.

Anam menambahkan, Daftar Pemilih Sementara (DPS) akan diumumkan pada 19 April 2018. Setelah melakukan pemutakhiran, KPU Jatim akan mengumumkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 21 April. "Kalau kami prinsipnya berusaha semaksimal mungkin. Proses kependudukan ini data bergerak, yang bisa kita lakukan setelah DPT ditetapkan, maka data akan tetap kita tampung," pungkasnya.

Seperti diketahui, Pilkada Jatim untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2019-2024 diikuti dua pasangan calon, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dengan nomor urut 1, dan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno nomor urut 2. Pasangan nomor 1 merupakan calon dari koalisi Partai Demokrat, Golkar, PAN, PPP, Hanura dan NasDem, sedangkan pasangan nomor 2 adalah calon dari gabungan PKB, PDI Perjuangan, PKS serta Gerindra. (Pca/p)

Views 276

 

 

Web Statistic