Senin, 28 November 2022

TOTOK HARYOTO KEMBALI PIMPIN PENGPROV ISSI

Diunggah pada : 6 Maret 2011 5:51:05 8
thumb

Ketua Umum ISSI terpilih Totok Haryoto kembali memimpin Pengprov Ikatan Speda Sport Indonesia (ISSI) Jawa Timur (Jatim) periode 2011-2015. Ia terpilih secara aklamasi dalam musyawarah provinsi (Musprov) organisasi itu di Gedung KONI Jatim, Sabtu (5/3).
“Ada tiga program utama ISSI ke depan. Program jangka pendek adalah PON 2012, jangka sedang ada PON Remaja 2013 dan jangka panjang di PON 2016,” sebut Totok saat ditemui usai musprov, Sabtu (5/3).
Dari tiga program tersebut, PON 2012 di Riau mendatang menjadi fokus utama. Saat ini ISSI Jatim menggodok sebanyak 18 atlet yang tergabung di pemusatan latihan daerah (Puslatda). Rinciannya, road race delapan atlet, BMX tiga atlet dan sisanya atlet MTB dan downhile.“Kami terus menggembleng dan menggodok atet-atlet puslatda,” terang Totok.
Pria kelahiran Kudus 61 tahun lalu berharap, ISSI Jatim bisa memperoleh hasil terbaik pada PON 2012. “Kami ingin memperoleh emas sebanyak-banyaknya di PON Riau. Hasilnya harus lebih baik dibanding PON 2008 di Kaltim yang hanya memperoleh tiga emas,” aku Totok.
Dalam musprov Totok terpilih kembali memimpin setelah sebanyak 21 dari 29 pengkab/pengkot ISSI se Jatim sepakat memberi kepercayaan kepada Totok menduduki kusri nomor satu di ISSI Jatim. Delapan pengkab/pengkot  yang absen dalam musprov, yakni ISSI Kabupaten Bangkalan, Pacitan, Pasuruan, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Banyuwangi dan Kota Madiun.
Mendapat mandat memimpin ISSI Jatim, Totok berjanji dalam waktu dua minggu kedepan sudah terbentuk kepengurusan baru organisasi yang dipimpinnya. Pada PON di Riau nanti, Jatim berharap banyak pada Herwin Jaya, Hari Fitriyanto dan Kaswanto di nomor road race. Kemudian Elga Kharisma yang saat ini berlatih di Sewiss diandalkan pada nomor BMX, Anis turun di nomor MTB dan Fitria pada nomor downhile.
“Kami juga terus berusaha dan berjuang supaya Mat Nur dan Rasta Patria bisa membela Jatim. Keduanya saat ini masih digandoli (dipertahankan) oleh KONI Jogjakarta,” ucap Totok.
Jika usaha dan perjuangan memasukan Mat Nur dan Rasta gagal, Totok berharap, kedua pembalap itu tidak turun di PON memebela daerah lain. Keduanya merupakan pembalap yang cukup potensial meraih medali emas pada pesta olahraga empat tahunan itu.
Saat ini, Mat Nur dan Rasta tergabung di tim Polygon Sweet Nise (PSN) Surabaya. Mereka sudah mengikuti latihan di klub yang berhome base di Jl Tenggilis Surabaya itu dalam dua tahun terakhir ini. (her)

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait