Kamis, 6 Oktober 2022

Wabub Pasuruan : Berkat Kerjasama, Wabah PMK Dapat Ditekan

Diunggah pada : 26 Juni 2022 14:39:44 214
Foto : Humas Komunikasi Pimpinan Kabupaten Pasuruan untuk Kominfo Jatim

Jatim Newsroom - Berkat kerjasama dan kesigapan dalam merawat sekaligus memantau hewan ternaknya, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi perah atau sapi potong dapat ditekan semaksimal mungkin.

Hal ini disampaikan Wabub  saat meninjau peternakan Sapi perah milik salah satu warga Dusun Kejoren, Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, Sabtu (26/6/2022).

Wakil Bupati Mujib Imron menyampaikan apresiasi dan rasa terimakasih kepada Kepala dan perangkat Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi serta seluruh peternak dan warga setempat. 

“Kami ucapkan terimakasih Kepala Desa Gerbo, Kasun, Pak Camat Purwodadi. Insyaallah kalau kita bersama-sama ke depannya bisa menyelamatkan sapi-sapi dari PMK. Karena vaksinnya baru turun. Syukur Alhamdulillah di Kabupaten Pasuruan banyak yang berinisiatif membuat ramuan herbal untuk meningkatkan imunitas hewan ternaknya,” ujar Wabub. 

Menurut Wakil Bupati, selain kesadaran warga setempat yang sepakat tidak memasukkan sapi dari luar, sikap responsif peternak dalam memproteksi hewan ternaknya juga patut diacungi jempol. Utamanya dalam upaya menjaga kesehatan di tengah wabah PMK selama vaksin masih belum didistribusikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur ke 24 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

“Kalau di Purwodadi, vaksin PMK sudah diambil oleh Dinas Kesehatan bersama Dinas Peternakan dan Kepala KUD-nya sekitar 6 ribu vaksin untuk sapi Perah. Untuk yang Sapi Potong, Dinas Peternakan yang melaksanakan,” tuturnya.

Wabub juga mengatakan, vaksinasi PMK bagian dari ikhtiar Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam percepatan pengendalian wabah PMK. Vaksinasi dilakukan terhadap Sapi yang kondisinya sehat. Serta melakukan pengetatan terhadap mobilitas Sapi atau hewan ternak lainnya yang tidak diperbolehkan berpindah dari satu kandang ke kandang lainnya.

“Di Dusun Kejoren, jumlah sapi perah di KUD sekitar 1.100. Kalau diluar itu sekitar 250 Sapi. Kalau kita tidak segera turun, dikhawatirkan ada penurunan kualitas kesehatan yang berdampak pada penurunan produktifitas susu. Kabupaten Pasuruan mendapatkan 88 ribu vaksin untuk sapi perah, sedangkan untuk sapi potong mendapatkan 52 ribu vaksin,” jelas Wabub didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu. 

Wabah PMK mengharuskan para peternak di Kabupaten Pasuruan ekstra waspada. Di Kecamatan Purwodadi, setidaknya 992 ekor Sapi dinyatakan sakit. Berdasarkan data dari Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, 193 ekor diantaranya dinyatakan sembuh, 35 ekor mati, 2 ekor dipotong paksa. Selebihnya, 19 ekor lainnya dijual paksa. (yan) 

#PMK #Kab Pasuruan