Sabtu, 3 Desember 2022

Unusa Lantik 22 Dokter

Diunggah pada : 23 April 2022 18:22:30 70
Saat pelantikan dan pengambilan sumpah dokter Unusa, Sabtu (23/4/2022)

Jatim Newsroom - Universitas Nahdatul Ulama Surabaya (Unusa) melantik dan mengambil sumpah 22 orang dokter angkatan ke-3 periode April 2022, Sabtu (23/4/2022).

Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh DEA, berpesan kepada para dokter yang dilantik, bahwa sebagai dokter yang paripurna adalah yang memiliki etika, kemampuan, dan wawasan.

"Jika seorang dokter memiliki kemampuan ketiganya, mencerminkan dokter yang Rahmatan Lil Al-Amin," katanya.

Hal ini, sambung Nuh, tentu saja didukung dengan etika yang bagus, kemampuan yang berani bertaruh, serta ingin terus menerus belajar menambah wawasan. "Karena memang anak-anak Unusa paham betul bahwa hidup itu belajar. Hakikat hidup itu belajar, belaja, dan belajar," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, belajar untuk mengetahui sesuatu saja tidaklah cukup, tetapi belajar supaya bisa menjalankan, melaksanakan, serta mengeksekusi menjadi suatu kenyataan. 

"Anak anak FK Unusa Insyaallah punya keyakinan, dengan turs belajar dan yakinlah masa depan ada ditempat kalian semua. Kepada dokter yang baru dilantik maka kita harus paham kedepan layanan kesehatan itu seperti apa, oleh karena itu kita harus berani, cerdas, teliti, dan bisa membaca bagaimana pelayanan kesehatan kedepannya," pesannya.

Sementara Dekan Fakultas Kedokteran Unusa, Dr dr Handayani M Kes, mengatakan, sebagai fakultas kedokteran yang masih tergolong baru, Unusa terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan mewujudkan visi menjadikan fakultas kedokteran yang kompeten, unggul, dan profesional ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, jiwa wirausaha dan berkarakter.

Lebih lanjut dikatakannya, Fakultas Kedokteran Unusa terlahir dari cita-cita Mulia para tokoh yang ada di Surabaya Jawa Timur dan memiliki misi yang khusus yaitu mengembangkan dan kedokteran, dan pencegahan khususnya di lingkungan pondok pesantren.

"Kami menyakini bahwa Pesantren sebagai salah satu model pembelajaran yang telah dikembangkan oleh para alim ulama kita memiliki keunggulan dalam pembentukan karakter para santrinya yang keras akan menjadi agen perubahan bagi masyarakat," katanya.(ern/s)

#Jawa Timur #unusa #surabaya