Senin, 3 Oktober 2022

Transisi Pandemi ke Endemi, BNPB Gelar Webinar Koordinasi Prokes

Diunggah pada : 28 Juni 2022 11:02:48 85
Sumber Foto: Webinar Koordinasi Protokol Kesehatan di Masa Transisi Pandemi menuju Endemi bersama seluruh Pemangku Kepentingan dan Masyarakat Olahraga, Selasa (28/6/2022)

Jatim Newsroom – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar webinar Koordinasi Protokol Kesehatan di Masa Transisi Pandemi menuju Endemi bersama seluruh Pemangku Kepentingan dan Masyarakat Olahraga, Selasa (28/6/2022). 

Kepala BNPB, Suharyanto, menyampaikan, semua indikator pandemi terkendali dengan baik selama lebih dari 3 bulan terakhir. “Hal ini tidak terlepas dari peran serta seluruh masyarakat termasuk para pemangku kepentingan olahraga yang senantiasa mendukung berbagai upaya pemerintah dalam penanganan dan pengendalian Covid-19 di Indonesia,” ujarnya. 

Suharyanto menegaskan, secara global situasi pandemi Covid-19 memang sudah jauh lebih baik, namun pandemi saat ini belum berakhir. Mitigasi dan pencegahan harus terus dilakukan agar tidak terjadi gelombang baru Covid-19 di Indonesia. 

Cakupan vaksinasi di Indonesia sudah mencapai 96% untuk dosis 1 dan di atas 81% untuk dosis 2 dari target 208 juta penduduk. Pemerintah dan seluruh elemen terkait terus berupaya memaksimalkan vaksinasi booster yang hingga saat ini mencapai 23,97%. 

Kepala BNPB menggarisbawahi, peningkatan capaian vaksinasi harus diikuti dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan konsisten sebab tidak ada strategi tunggal untuk menangani pandemi ini. 

“Baik vaksinasi, 3M, serta protokol kesehatan lainnya harus kita siapkan. Tentunya dibutuhkan komitmen bersama agar tidak terjadi lonjakan kasus kembali dan kita bisa segera memasuki transisi dari pandemi menuju endemi,” lanjut Kepala BNPB. 

Ia menambahkan, dalam menjaga dan meningkatkan imun tubuh perlu berolahraga, namun dalam melakukan olahraga tersebut tentunya harus aman. Apalagi, sambungnya, Indonesia kerap menjadi tuan rumah kegiatan olahraga, baik berskala nasional maupun internasional. 

Dengan demikian, diperlukan mitigasi pencegahan dan kesiapsiagaan yang optimal dalam setiap kegiatan olahraga, terutama yang melibatkan banyak orang dalam pelaksanaannya. 

“Semua pemangku kepentingan dan masyarakat olahraga terutama para atlet kebanggaan Indonesia, kami harapkan tetap menerapkan protokol kesehatan dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” tegas Kepala BNPB. 

Terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, Ia meyakini bahwa perilaku ini bisa meminimalisir risiko penularan Covid-19 di saat kegiatan olahraga berlangsung serta mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan masyarakat. 

“Kami juga berharap setiap institusi pemangku kepentingan olahraga di setiap cabang memiliki standar protokol kesehatan yang spesifik sehingga setiap atlet dan pihak-pihak terkait terjamin keselamatan dan kesehatannya saat beraktivitas,” terang Suharyanto. 

Kepala BNPB juga mengimbau agar dibentuk satgas protokol kesehatan di setiap kegiatan olahraga berskala besar yang bertugas menjalankan fungsi pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung. Selanjutnya, dalam pelaksanaan olahraga berskala besar, harus tetap mengacu pada Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nasional Nomor 20 Tahun 2022. 

Selain itu, diperlukan koordinasi antar lembaga terkait terutama dalam mempersiapkan kebutuhan infrastruktur, Sumber Daya Manusia, dan pendampingan protokol kesehatan yang diperlukan di masing-masing kegiatan olahraga. 

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat pada kegiatan ini. Semoga tuhan senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua dalam menjalankan tugas kemanusiaan mengakhiri pandemi Covid-19. Tetap pakai masker. Pandemi belum berakhir. Salam tangguh. Salam olahraga,” pungkasnya. (idc/s)

#Covid-19 #protokol kesehatan #BNPB