Sabtu, 20 Juli 2024

TP PKK dan Pemkab Ponorogo Launching Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati

Diunggah pada : 16 April 2023 15:54:27 162
Bupati Sugiri Sancoko dan Ketua TP PKK Kabupaten Ponorogo Susilowati memotong tumpeng menandai pebukaan Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati, Sabtu (15/4/2023). Foto: Insanul Fadhil

Jatim Newsroom - Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Ponorogo semakin mendapat ruang untuk berkembang. Itu setelah Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Ponorogo berkolaborasi dengan Pemkab setempat meresmikan Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati, Sabtu (15/4/2023) malam. 

Gedung dibalik Panggung Utama Alun-Alun Ponorogo itu adalah gerai besar UMKM.    Semua produk unggulan dari desa-desa yang ada di Ponorogo terpajang di situ. TP PKK Ponorogo juga melakukan seleksi atas azas legalitas. Yakni, produk olahan sudah memiliki izin edar, bersertifikasi halal, serta berkemasan menarik dengan cita rasa tinggi sehingga pantas menjadi oleh-oleh. 

Kepala Bakorwil Madiun R Heru Wahono Santoso yang hadir mewakili Guberur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi berdirinya Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati. Gerai UMKM yang terpusat akan ikut mendorong bangkitnya perekonomian di suatu daerah. ‘’UMKM adalah salah satu penyumbang terbesar PDRB (produk domestik regional bruto)di Jawa Timur,’’ kata Heru. 

Menurut dia, perlu peran aktif pemerintah daerah untuk memajukan UMKM. Berdirinya Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati juga berkat peran inisiatif, kolaborasi, dan inovasi (IKI) Pemkab Ponorogo bersama TP PKK Kabupaten setempat. ‘’UMK di Ponorogo akan semakin berkembang,’’ terangnya. 

Bersamaan itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko berharap produk UMKM yang terpajang di Ndalem Oleh-Oleh Gadung Melati juga terdaftar di e-katalog lokal. Dengan begitu, daya jangkau pemasaran produk akan semakin luas.

‘’Tidak hanya memudahkan para wisatawan mencari oleh-oleh khas Ponorogo, tetapi ara ASN dan seluruh instansi akan ikut memanfaatkan keberadaan mall UMKM ini. Pelaku UMKM dapat tumbuh menjadi pengusaha-pengusaha yang besar,’’ jelasnya. 

Nama Gadung Melati dipilih sesuai corak batik yang tertera di udheng (penutup kepala) busana penadon. Motif itu khas Ponorogo yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Di mal UMKM juga terpajang beragam barang kerajinan.  (why/n)

#jatim #kominfo jatim #kabupaten ponorogo