Minggu, 25 September 2022

Talkshow Diskop-UKM Jatim Bahas Sistem Aplikasi Pengajuan Dagulir

Diunggah pada : 29 Juli 2022 15:01:00 90
Sumber Foto: Diskop-UKM Jatim

Jatim Newsroom – Dalam Talkshow Pembiayaan dengan tema “Kemudahan Akses Permodalan Bagi K-UKM”, Kamis (28/7/2022) di Gedung Convention & Exhibition Grand City Surabaya, Perwakilan PT. Bank Jatim, Agus Setiawan membahas mengenai Sistem Aplikasi Pengajuan Dagulir (SAPDA).

Talkshow ini diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur (Diskop-UKM Jatim) yang digelar sebagai rangkaian K-UKM Expo ke-9 dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-75 Provinsi Jawa Timur tahun 2022.

Sebagaimana dilansir dalam laman resmi diskopukm.jatimprov.go.id, Agus Setiawan menjelaskan bahwa Bank Jatim adalah salah satu bank yang ditunjuk oleh Pemerintah Jawa Timur untuk menyalurkan atau melaksanakan Dana Bergulir (Dagulir).

Dagulir adalah program kredit dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan sumber dana dari APBD Provinsi Jawa Timur. Salah satu Perangkat Daerah (PD) yang terlibat dalam pengelolaan Dagulir adalah Diskop-UKM Jatim. Instansi ini bisa menyalurkan Dagulir ke Koperasi maupun UMKM.

“Adapun plafon kredit Dagulir untuk modal kerja maksimal sebanyak Rp300 juta, kredit investasi maksimal Rp500 juta, dan kredit pembiyaan mikro sebesar maksimal Rp50 juta,” jelas Agus Setiawan dalam talkshow yang dihadiri oleh lebih kurang 60 peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Lestari Mandiri, Khulsum Hidayati mengisahkan pada awal berdirinya KSP Lestari Mandiri, yang memberikan pinjaman modal awal adalah Bank Jatim.

“Kami pernah mendapatkan Dagulir sebanyak 2 kali senilai Rp500 juta dari Provinsi, yang pertama sudah lunas dan yang kedua lunas bulan Mei 2022 kemarin. Selain itu, kami juga pernah dapat bantuan dari Kementerian Koperasi berupa dana agribis sebesar Rp1 miliar, itu pun sudah lunas,” tegas Khulsum.

Ia menambahkan, hal yang paling penting adalah tentang kepercayaan dan tanggung jawab. “Jadi yang penting kita bisa dipercaya, bisa mempertanggungjawabkan apa yang dipercayakan kepada kita. Jangan sampai kita merasa bahwa kita sudah dibantu oleh uang negara, jadi tidak perlu dikembalikan. Jangan sampai seperti itu, intinya kita harus bertanggungjawab dan amanah”, pesan Khulsum Hidayati. (idc/n)

#Diskop UKM Jatim #koperasi