Sabtu, 22 Juni 2024

Supiyah, Tukang Pijit Keliling Asal Kota Surabaya yang Naik Haji

Diunggah pada : 19 Mei 2024 0:42:25 60
Supiyah saat memijit pelanggannya. Foto : Dok Humas Kanwil Kemenag Jatim

Jatim Newsroom – Seorang tukang pijit keliling asal Kota Surabaya, bernama Supiyah berhasil menunaikan rukum Islam kelima yakni berangkat ke baitullah melaksanakan ibadah haji. Perempuan berusia 60 tahun ini tak menyangka jika ia bisa berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2024 ini. 

Berdasarkan pers rilis Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya pada Minggu (19/5/2024), diketahui Supiyah sudah bekerja sebagai tukang pijat keliling, sejak usia 17 tahun. Bahkan di usianya yang sudah lanjut usia (lansia) Ia masih menjalankan profesinya tersebut. Ia mampu memijat kurang lebih dua jam untuk sekali pijat, dari hasil kerja kerasnya memijat antar rumah ke rumah, Ia menyisihkan uang Rp 10 ribu setiap harinya selama 24 tahun.

“Penghasilan saya tak tentu, kalau sebentar kadang dibayar 30 ribu, ada juga yang membayar 70 ribu,” tutur Supiyah yang merupakan warga Jalan Sombo, Kota Surabaya ini. 

Penghasilan yang tak tentu, tak menyurutkan harapan Supiyah untuk mewujudkan cita-citanya sejak masih muda, yakni menunaikan rukun Islam kelima.  Dari tekad kuat tersebut, Supiyah tekun menabung hingga pada suatu ketika Ia dapat membeli emas seberat 60 gram untuk mendaftar biaya haji di tahun 2010 sebesar Rp 25 juta. Supiyah terus berjuang untuk bisa melunasi biaya perjalanan ibadah haji.

“Meskipun penghasilan saya tidak tetap, Alhamdulillah sedikit demi sedikit saya bisa nabung untuk haji yang penting tekadnya kuat,” tuturnya.

Supiyah mengaku seharusnya Ia berangkat haji di tahun 2021, namun karena pandemi Covid-19 membuatnya tidak bisa berangkat ke tanah suci, keberangkatan ibadah haji pun ditiadakan."Harusnya 2021 berangkat tapi karena Covid-19 akhirnya mundur dan juga baru sempat ada uang juga untuk melunasi, akhirnya berangkat tahun ini," ungkap ibu lima anak tersebut.

Ketika ke tanah suci, Supiyah pun sudah menyiapkan doa khusus. Ia berharap agar senantiasa diberikan kesehatan, murah rezeki dan panjang umur.  "Ya doanya gak banyak-banyak diberi sehat, lancar rezeki dan panjang umur," ujar Supiah.

Bahkan ketika nanti di Arab Saudi, Supiyah mengungkapkan, ada yang memintanya untuk memijit Ia mengatakan sanggup untuk melakukan hal itu, asal tidak mengganggu waktu ibadah.

"Waktu masuk di asrama haji saja sudah ada yang pijat. Alhamdulillah diberi imbalan Rp 50 ribu. Ya nanti jika sudah di Makkah ada yang minta pijat ya tetap dilayani kan membantu orang dapat pahala," pungkasnya. (vin/hjr) 

#PPIH Embarkasi Surabaya #Haji #AHES #Haji 2024 #Berita Haji 2024