Senin, 15 Juli 2024

Sapto Ingatkan Etika Digital untuk Hindari Bullying, Hoaks, Ujaran Kebencian.

Diunggah pada : 16 Mei 2024 15:54:53 55
Sapto Ingatkan Etika Digital untuk Hindari Bullying, Hoaks, Ujaran Kebencian.

Jatim Newsroom - Di sela-sela pembukaan Ponorogo Creative Festival (PCF) 2024 terselip program literasi digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika. Salah seorang pembicara yang naik pentas adalah Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Ponorogo, Sapto Djatmiko Tjipto Rahardjo, yang mengusung pesan bijak dalam bermedia sosial. 

"Penting bagi netizen memahami etika digital agar tidak salah langkah," kata Sapto memulai laporannya, Rabu (15/5/2024). Dia meminta pengguna teknologi digital menggunakan bahasa yang santun untuk menjaga kesopanan. "Hampir semua orang sekarang ini menggunakan teknologi digital untuk berkomunikasi dengan karakter yang beraneka ragam," imbuhnya. 

Nah, komunikasi antar-pengguna media sosial (netizen) wajib menerapkan etika digital. Upaya itu untuk menghindari tindakan bullying, penyebaran berita palsu (hoaks), pelecehan seksual, hingga ujaran kebencian. "Penggunaan etika dapat mengatur batasan sikap dan perilaku seseorang di dunia maya," terang Sapto di depan audiens yang mayoritas kaum milenial. 

Menurut dia, sikap bijak lainnya dari netizen adalah selalu menjaga privasi, menghindari akun negatif, dan menggunakan medsos untuk kegiatan positif. Dalam literasi digital yang mengangkat tema "Menjadi Netizen yang Bijak dalam Bermedia Sosial" itu juga mengundang Sekretaris Daerah  Ponorogo Agus Pramono dan Direktur Sigma Tulungagung Ismanu Roziqi sebagai narasumber. 

Antusias tampak dari warga yang memenuhi jalanan di depan Paseban Alun-Alun Ponorogo. Muncul pertanyaan dan gagasan menarik dari milenial dan gen z. (why/s)

#jatim #kominfo jatim #kabupaten ponorogo