Kamis, 6 Oktober 2022

PMR dan Pramuka Jember Kolaborasi Bakti Sosial untuk Warga Lereng Gunung Hyang Argopuro

Diunggah pada : 10 Agustus 2022 14:53:25 60
Ketua PMI Jember saat menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada warga lereng pegunungan Hyang Aropuro

Jatim Newsroom - Guna membantu pemerintah dalam hal tanggap bencana, Palang Merah Remaja (PMR) Kabupaten Jember dan Pramuka menggelar kolaborasi bhakti sosial dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77 di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, Rabu  (10/08/2022).  Dipilihnya lokasi tersebut karena masyarakat di lereng pegunungan Hyang Aropuro pernah terdampak banjir bandang maupun tanah longsor yang terjadi beberapa tahun lalu.

Kolaborasi antara  PMR dan Pramuka Kabupaten Jember tersebut diwujudkan melalui kepedulian pada masyarakat sekitar,  khususnya pada penanganan bencana dengan cara memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam tanpa merusaknya.

Selain itu bhakti sosial kemerdekaan dalam bentuk kolaborasi PMR dan Pramuka ini masih dalam rangkaian  HUT PMI ke-77 dan hari Pramuka ke-61. Kegiatan kolaborasi di tanah lapang dusun Tenggiling ini  juga dilakukan pemberian 150 paket sembako serta 250 bibit tanaman pada masyarakat sekitar.

“Kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian adik-adik PMR dan Pramuka dengan memberikan paket sembako pada masyarakat korban bencana sebelumnya baik itu banjir maupun tanah longsor,”  kata Ketua PMI Jember, E.A Zaenal Marzuki.

Kolaborasi PMR dan Pramuka disambut baik oleh BPBD Jember. Karena hal tersebut bisa memperkuat setiap desa dimana saat ini BPBD merintis terbentuknya destana dan baik PMR maupun Pramuka bergabung di dalamnya menjadi kader kebencanaan. Hal tersebut disampaikan Sigit Akbari, Kepala BPBD Jember yang hadir dalam acara tersebut.

“BPBD Jember kini merintis destana, adik-adik ini bisa masuk dalam destana karena menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi kebencanaan pada masyarakat sekitar dan nantinya juga bisa membantu dalam proses penanganan bencana,” ujarnya.

Dirinya juga berpesan  kepada semua masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati khususnya saat membakar rumput agar tidak menimbulkan kebakaran di kawasan hutan.

“Saya menghimbau agar masyarakat tidak sembarangan membakar semak belukar atau rumput liar pada  musim kemarau seperti saat ini karena dapat  memicu terjadinya kebakaran hutan, “ tutupnya. (aud/s)

#pmi