Kamis, 6 Oktober 2022

PMI Banyuwangi Kembali Sosialisasikan Pelatihan Keluarga Aman Tangguh di Kelurahan Mojopanggung

Diunggah pada : 29 Juli 2022 19:41:23 44
Pembagian materi pelatihan Keluarga Aman dan Tangguh (KUAT) kepada para peserta

Jatim Newsroom – Sebagai upaya memberikan edukasi terhadap kewaspadaan bencana di lingkup  keluarga, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar Sosialisasi Pelatihan Keluarga Aman dan Tangguh (KUAT) on line pada Jumat (29/07/ 2022). Kali ini pelatihan dilaksanakan secara offline (tatap muka) setelah sebelumnya digelar  melalui media on line di Balai Kelurahan Mojopanggung Giri, Banyuwangi.  Sosialisasi dihadiri oleh 45 orang dari berbagai unsur di masyarakat, agar mendapatkan pengalaman dan ilmu yang  lebih luas panitia menggelar acara pada tempat yang sama dengan pelatihan sebelumnya.

Kegiatan pembelajaran pada kehiatan ini diawali dengan membagikan media KIE yang langsung diberikan kepada masyarakat sebagai bahan pembelajaran. Kelebihan media tersebut   bisa ditempel di rumah masing masing  untuk di baca bersama oleh para anggota keluarga di rumah. Selain itu, para peserta juga diberi Link pelatihan keluarga kuat secara online,  agar pelatihan bisa dilanjutkan di rumah dengan mengakses link tersebut.  Pada Link yang dibagikan dapat digunakan untuk mengakses game edukasi, media video. poster dan lembar kerja juga link untuk pelatihan mandiri di Webside badiklat (Badan Diklat Pelatihan) Palang Merah Indonesia Pusat http://badiklat.pmi.or.id .

Tri Suko Widodo, selaku Lurah Mojopanggung dalam pembukaan sosialisasi menyebutkan, Banyuwangi merupakan wilayah yang paling rawan terhadap gempa bumi karena wilayahnya yang dilewati oleh lempeng Indo-Australia dan Eurasia yang sering terjadi tumbrukan antar lempeng sehingga menyebabkan gempa bumi hal ini tentunya sangat membahayakan masyarakat.

Oleh karenannya dalam rangka kesiapsiagaan masyarakat Mojopanggung melalui kegiatan ini diharapkan warga Kelurahan Mojopangung memiliki pengalaman baik secara teori maupun dalam praktek atau simulasi siapa berbuat apa serta bagaimana cara menyelamatkan diri dan keluarganya dalam upaya mengurangi resiko bencana terutama korban jiwa,`tuturnya.

Sementara itu  pelatihan ini diharapkan mendorong  masyarakat sadar pentingnya siap siaga dalam menghadapi bencana terutama gempa bumi yang  tidak dapat diperkirakan datangnya. Sehingga ke depan masyarakat dapat  menerapkan dan mempelajari dengan mulai dari lingkup keluarga hingga ke masyarakat.

Mudah-mudahan kegiatan ini membawa manfaat khususnya pada warga kelurahan Mojopanggung dan umumnya masyarakat Banyuwangi dan semoga pula kita semua selalu dijauhkan dari bencana, kalaupun terjadi kita semua sudah siap siaga dalam menghadapinya tutupnya. (Aud/s)

#pmi