Senin, 22 Juli 2024

PJ Sekda Prov Jatim Apresiasi Siswa Siswa yang Berhasil Berwirausaha dengan Mengoptimalkan Kompetensi

Diunggah pada : 25 Mei 2022 17:14:36 116
PJ Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua One Pesantren One Product (OPOP) Jatim, Wahid Wahyudi

Jatim Newsroom – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berupaya mengembangkan pendidikan vokasi. PJ Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua One Pesantren One Product (OPOP) Jatim, Wahid Wahyudi mengapresiasi beberapa kisah siswa-siswi yang berhasil berwirausaha dengan mengoptimalkan kompetensi yang dimiliki. 

“Pendidikan vokasi atau keterampilan itu kami kembangkan di semua SMA, SMK, bahkan SLB di Jawa Timur. Kalau berkunjung ke SMK, sekarang sudah punya para siswa SMK yang berproduksi, yang punya penghasilan rutin setiap bulan,” ujar Wahid dalam acara Kick Off Sinergi Bank Indonesia Provinsi Jatim dan OPOP 2022, Selasa (24/5/2022).

Siswa pertama yang diceritakan Wahid adalah Muhammad Ilhan Mansis dari Lamongan. Dia berbisnis dengan membuat karikatur yang kemudian dipasarkan dengan mengunggah ke media sosial. 

“Per karikatur dihargai 100 Dollar AS atau sekitar Rp1.470.000,-. Ternyata yang pesan itu banyak warga Amerika, yang istrinya ulang tahun, kirim foto, lalu digambarkan. Karikaturnya sederhana tapi menarik. Per bulan Ilhan mampu meraup penghasilan sekitar Rp120 juta,” kata Wahid. 

Siswa kedua adalah Chairunnisa dari Situbondo. Dia memanfaatkan teknologi digital untuk membuat jok sepeda motor dan jok mobil yang dikemas dengan menggunakan warna-warna kesukaan generasi milenial, kemudian dijual lewat toko online. 

“Saya tanya, di masa pandemi Covid-19 kemarin hasilnya paling sedikit itu 28 juta rupiah,” kata Wahid. 

Terakhir, siswa SMA dari Bangkalan. “Kami ajari vokasi, kami ajari keterampilan, kerja sama dengan ITS, dia buka salon kecil-kecilan di rumahnya yang sangat sederhana.  Hasilnya, per bulan pada masa pandemi itu paling sedikit 8 juta rupiah, 3 kali dari upah minimal Kabupaten Bangkalan,” terang Wahid. 

Dalam kesempatan ini, Wahid pun menggarisbawahi bahwa Pemprov Jatim juga terus mengoptimalkan program One Pesantren One Product (OPOP) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pesantren melalui pemberdayaan para santri, pesantren, dan alumni pondok pesantren. (idc/n)

#OPOP #wirausaha #pendidikan vokasi #PJ Sekdaprov Jatim