Sabtu, 20 Juli 2024

Pj Bupati Jombang Launching Desa Mandiri Pangan

Diunggah pada : 13 Juni 2024 21:12:52 45

Jatim Newsroom - Misi Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menjamin kesejahteraan masyarakat terus digiatkan. Pj Bupati Jombang Sugiat membuktikan komitmen tersebut dengan hadir langsung di Balai Desa Made, Kecamatan Kudu dalam acara launching Desa Mandiri Pangan (Demapan) Pariwisata, Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (Pasti Bisa). Pj Bupati juga melakukan launching Giat Beri Edukasi Masyarakat (Giat Beri Emas) Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (Bisa) bersama Gelar Pangan Murah Keliling (Pak Murling).

Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Jombang, Kamis (13/6/2024), hadir bersama Pj Bupati, perwakilan Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Badan Pangan Nasional, perwakilan narasumber dari kejaksaan dan DPRD Kabupaten Jombang, Staf Ahli, Asisten dan Kepala Perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang, Sekretaris Camat dan Forkopimcam Kecamatan Kudu, Kepala Desa se-Kecamatan Kudu, dan warga masyarakat Desa Made.

Desa Mandiri Pangan adalah desa yang masyarakatnya memiliki kemampuan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi melalui pengembangan subsistem ketersediaan, distribusi, dan konsumsi dengan memanfaatkan sumber daya setempat secara berkelanjutan. 

Tujuan dari Demapan Pasti Bisa ini adalah untuk peningkatan skor pph (pola pangan harapan), peningkatan status gizi masyarakat, mewujudkan ketahanan energi dan peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta menciptakan ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat.

Sasaran proyek Launching tahun 2024 ini adalah Desa Made dan Desa Wonosalam, dengan leading sector pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta berkolaborasi dengan lebih dari 20 Perangkat Daerah /stakeholder pendukung.

Kepala Desa Made menyambut program ini dengan baik dan merasa bangga atas dipilihnya Desa Made menjadi salah satu Demapan. "Terima kasih Desa Made dipercaya dijadikan Desa Mandiri Pangan. Semoga dengan adanya program dari OPD bisa menjadikan Desa Made lebih baik lagi, masyarakatnya sejahtera, " ujar Kepala Desa Made.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Jombang, Nur Kamalia, menyampaikan, Demapan diawali pada tahun 2023 triwulan terakhir. Banyak kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan Demapan, maka perlu adanya kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Perlu adanya OPD yang bekerjasama dengan stakeholder dan masyarakat sehingga terwujud ketahanan pangan,” jelas Nur Kamalia.

Pj Bupati Jombang Sugiat mengapresiasi penyelenggaraan acara launching yang dipusatkan di balai Desa Made. Kepala Desa Made dinilai mampu menata balai desa dengan baik dan asri. Pj Bupati Sugiat juga bersyukur bisa bertemu masyarakat di salah satu desa di Kecamatan Kudu ini. Seperti yang sering disampaikan Pj Bupati Sugiat, Kabupaten Jombang merupakan urutan 11 se-Jawa Timur sebagai daerah penghasil gabah. Meski demikian, hasil panen gabah di Kota Santri ini masih belum terkelola dengan baik. “Persoalannya, kalau panen gabahnya kemana? (gabahnya) tidak ada di Jombang, maka dari itu harga berasnya mahal,” kata Pj Bupati Sugiat.

Komitmen Pj Bupati Sugiat terkait stabilitas pangan terus digiatkan, terlebih isu pangan merupakan isu prioritas nasional yang diusung oleh Presiden RI terpilih. Namun ironinya, saat ini lahan pertanian bukannya tambah luas justru tambah sempit. (van/s)

#Jombang #ketahanan pangan #Kabupaten Jombang