Senin, 3 Oktober 2022

Peringati Hari Jadi Ngawi ke-664, Diskominfo Ngawi Ikut Pameran JKF 2022

Diunggah pada : 27 Juli 2022 17:20:47 128
Pameran Jatim Kominfo Festival (JKF) 2022

Jatim Newsroom – Jatim Kominfo Festival (JKF) 2022 masih berlangsung hingga besok Kamis (28/7/2022). Kegiatan pameran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur juga memeriahkan gelaran JKF 2022.

Salah satunya dari Diskominfo Kabupaten Ngawi yang mengikuti pameran JKF 2022 sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-664 yang jatuh pada tanggal 7 Juli 2022 lalu.

“Kami berpartisipasi dalam Jatim Kominfo Festival ini sesuai arahan yang disampaikan kepada kami dari Diskominfo Provinsi Jawa Timur. Selain itu, ini juga arahan Bupati Ngawi, saat ini Ngawi sedang merayakan ulang tahun ke-664,” ujar Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Ngawi, Satria Eka W.

Sejalan dengan tema JKF 2022 yaitu “Optimis Jatim Bangkit dengan Akselerasi Transformasi Digital”, Diskominfo Kabupaten Ngawi memamerkan teknologi sekaligus kearifan lokal. “Kita ada pohon, ada gambar sawah-sawah karena Ngawi kan produksi di Jatim itu nomor 1 untuk padi, kemudian untuk nasionalnya itu nomor 5. Jadi yang kita display ini kearifan lokal semua. Secara teknologi juga ada, tapi karena kita punya ciri khas itu yang tidak boleh kami tinggalkan,” imbuh Satria.

Tampilan paling menarik dari booth Kabupaten Ngawi ini adalah foto fashion show dari Oerip Indonesia beserta produknya. Sebagai informasi, Oerip Indonesia adalah sebuah brand fashion asal Ngawi besutan seorang milenial Bernama Dian Errakumalasari. Brand ini sudah berhasil menembus pasar Amerika dan Eropa.

“Oerip Indonesia ini sudah berlevel internasional dan kemarin juga berpartisipasi dalam Citayam Fashion Week. Jadi kami coba tampilkan juga di sini,” jelas Kabid Satria.

Di booth pameran Kabupaten Ngawi juga terpampang simbol Tugu Kertonyono dan Ngawi Bergerak sebagai simbol dari gerakan bersinergi untuk menggelorakan aksi bagi kemakmuran rakyat Ngawi.

Tak hanya itu, di booth ini juga dipamerkan beberapa buku dan majalah. “Mengimbangi perkembangan teknologi digital di masa kini dan masa depan, kami juga berupaya untuk tidak melupakan sejarah. Jadi di sini juga ada cerita tentang Ngawi itu seperti apa, bagaimana Ngawi ke depannya, dan siapa saja orang-orang di belakang Ngawi itu yang harus diketahui oleh generasi kita,” terang Satria.

Sebagai informasi, ada sebanyak 65 booth pameran terisi dari sekitar 40 instansi yang berpartisipasi dalam JKF 2022 ini. (idc/n)

#Diskominfo Jatim #JKF 2022 #Jatim Kominfo Festival