Kamis, 18 Juli 2024

Pemprov Jatim Luncurkan Communal Branding Menuju Desa Devisa

Diunggah pada : 27 Oktober 2022 14:19:25 429
Sumber Foto: Diskop-UKM Jatim

Jatim Newsroom – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop-UKM) Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Bank Jatim, Universitas Brawijaya Malang, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Eksport Center Surabaya, serta beberapa pihak lainnya menggelar kegiatan Launching Communal Branding menuju Desa Devisa.

Kegiatan yang digelar pada hari Rabu (26/10/2022) di Agrowisata PPG Cluster Durian, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember ini dilakukan untuk mengenalkan dan mendorong produk unggulan wilayah agar mampu meningkatkan daya saing produk Koperasi dan UKM di pasar global. 

Communal Branding merupakan kegiatan peningkatan kualitas produk, kapasitas kelembagaan, dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia serta untuk pengembangan promosi dan pemasaran di bawah satu merek yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat (community) secara bersama-sama. 

Produk kopi yang dikemas melalui Communal Branding mempunyai merk "JAVEAST COFFEE" dan tergabung dalam wadah Koperasi yang terdiri dari beberapa wilayah, antara lain Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Kabupaten Jember, Desa Wonosalam Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang, dan Desa Kare Kecamatan Kare Kabupaten Madiun. 

Keuntungan dengan adanya Communal Branding adalah melibatkan multi pihak dengan kemampuan yang spesifik dari masing-masing stakeholder. Keterlibatan ini adalah wujud dari kolaborasi Pentahelix yang melibatkan Pemerintah, akademisi, bisnis, masyarakat dan juga media.

Salah satu yang mendorong Kopi menjadi komoditas yang menarik untuk dikemas melalui kegiatan ini adalah karena Indonesia tercatat sebagai negara pengekspor kopi terbesar di dunia. BPS mencatat beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor kopi Indonesia pada tahun 2021 antara lain Amerika Serikat dengan volume 57,7 juta kilogram dan nilai sebesar US$194,8 juta, Mesir dengan volume 48,5 juta kilogram dan nilai US$89,1 juta, Spanyol dengan volume 33 juta kilogram dan nilai US$57,5 juta, Malaysia dengan volume 29,1 juta kilogram dan nilai US$49,1 juta, dan Jepang dengan volume 25,1 juta kilogram dan nilai US$61,9 juta.  Khusus untuk Jawa Timur adalah produsen terbesar kopi ke-5 di Indonesia setelah Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Utara dan Aceh.

Mewakili Gubernur Jawa Timur, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Prov. Jatim, Jumadi menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah salah satu misi dari Gubernur Jawa Timur dalam menjamin continuity. 

“Ekspor kita selama ini bermasalah di continuity-nya, di samping juga quality-nya tapi itu sudah mampu kita atasi, Ibu Kadis Koperasi dan UKM Jawa Timur sudah mendesain kegiatan ini yang merupakan bagian dari misi Ibu Gubernur menciptakan Communal Branding untuk mengantisipasi kelemahan pada continuity, sehingga ini menjadi solusi untuk permasalahan tersebut,” kata dia. 

“Apa yang kita produksi termasuk bagian yang paling hulu di area rural di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo ini menjadi bagian penting untuk menstimulus pasar dengan Communal Branding sehingga kita harapkan nanti ada komoditi lainnya yang menjadi bagian penting untuk konstruksi Communal Branding,” imbuh Jumadi

Kegiatan Launching Comunal Branding ini dirangkaikan dengan kegiatan pelepasan joint export perdana secara simbolis produk kopi sebanyak 18 ton menuju Negara Mesir bekerja sama dengan PT. Olam Indonesi. 

Ada pula penyerahan simbolis sertifikat HACCP, penyerahan simbolis sertifikat Halal, penyerahan simbolis sertifikat merk, penyerahan simbolis SK Perhutanan Sosial, penyerahan simbolis hibah alat ekonomi produktif kelompok Tani Hutan/Perhutanan Sosial, penanaman simbolis bibit untuk penghijauan dari area persemaian, peninjauan pameran produk UKM binaan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kehutanan, dan Pemerintah Desa Sidomulyo Jember, serta penyerahan 1000 bibit kepada masyarakat. (idc/n)

#Diskop UKM Jatim #communal branding #desa devisa