Senin, 22 Juli 2024

Pemkot Mojokerto Ajak Sukseskan Gerakan Intervensi Serentak Cegah Stunting

Diunggah pada : 11 Juni 2024 22:50:42 41
Pj. Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro saat memberi sambutan. Sumber Foto: Diskominfo Kota Mojokerto

Jatim Newsroom - Pemerintah Kota Mojokerto mengajak masyarakat turut menyukseskan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Daerah yang dilaksanakan selama bulan Juni 2024.

“Ayo datang ke Posyandu, terutama yang memiliki balita, ibu hamil, serta calon pengantin untuk dilakukan pengukuran dan penimbangan, mari kita sukseskan program nasional intervensi serentak pencegahan stunting ini,” tutur Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto, M. Ali Kuncoro.

Mengutip laman Pemerintah Kota Mojokerto Selasa (11/6/2024), meski menurut data riil angka stunting di Kota Mojokerto sudah jauh melampaui target nasional yakni di angka 1,96. Sosok yang akrab disapa Mas Pj tersebut berkomitmen akan terus berupaya mewujudkan Kota Mojokerto zero new stunting.

Berbagai program preventif seperti memberikan edukasi yang rutin bagi remaja, calon pengantin, dan ibu hamil, serta pemeriksaan dan pemberian gizi rutin bagi ibu hamil, bayi, balita, dan anak-anak sudah dilakukan.

“Semua ikhtiar terus kita lakukan, untuk mewujudkan zero new stunting di tahun 2024. Untuk itu sinergi seluruh stakeholder, masyarakat ini sangat dibutuhkan,” ulasnya.

Ia menambahkan stunting merupakan persoalan yang kompleks, pengentasannya juga tidak lepas dari komitmen dan sinergi dari berbagai pihak.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto, Dewi Ailindawati menjelaskan Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting ini menyasar seluruh calon pengantin, ibu hamil, bayi dan balita tanpa terkecuali.

“Sasarannya 100 persen, dan ini gratis silakan datang ke posyandu di seluruh Kota Mojokerto, dengan membawa buku KIA, serta bagi calon pengantin membawa KTP/KK/BPJS,” terangnya.

Melalui gerakan intervensi serentak ini diharapkan pemerintah akan mendapatkan data yang valid dan detail serta membantu percepatan penurunan prevalensi stunting di daerah. (idc/hjr)

#stunting #Kota Mojokerto