Minggu, 23 Juni 2024

Pemkab Mojokerto Tingkatkan Kualitas SDM Desa Wisata melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau

Diunggah pada : 13 Mei 2024 19:42:26 49
Sosialisasi Peningkatan SDM Desa Wisata di Kabupaten Mojokerto. Sumber Foto: Diskominfo Kabupaten Mojokerto

Jatim Newsroom – Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengimbau para penggiat desa wisata di Kabupaten Mojokerto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) terutama di bidang pendidikan/edukasi, melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang diselenggarakan oleh Universitas Surabaya (Ubaya). 

Hal tersebut disampaikan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, pada acara Sosialisasi Peningkatan SDM Desa Wisata, di Ubaya Training Center (UTC) Trawas, Senin (13/5/2024). 

Ikfina menekankan agar masing-masing desa wisata di Bumi Majapahit ini dapat mengirimkan perwakilan untuk melanjutkan studi di bangku perkuliahan. Menurutnya, hal ini bisa meningkatkan potensi desa sekaligus bisa mempertahankan daya saing wisata pada desa tersebut.

"Semuanya (desa wisata) ini nanti harus mengirimkan mahasiswa untuk kuliah, dari Bumdes yang mengelola tempat wisata desa masing-masing, karena ketika kemudian sarana prasarana wisata tersebut sudah terbangun, kita harus punya daya saing termasuk juga dengan wisata lain yang dikembangkan bukan oleh desa wisata," tuturnya.

RPL sendiri adalah program pengakuan atas capaian pembelajaran yang diperoleh dari pendidikan formal, informal, hingga pengalaman kerja sebagai dasar melanjutkan/menyetarakan pendidikan dengan kualifikasi tertentu. Sederhananya, RPL bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan bagi para angkatan kerja.

Ikfina melanjutkan, agar desa wisata di Kabupaten Mojokerto bisa tetap eksis, maka perlu adanya pengelolaan yang terfokus, hal ini tentunya bisa ditunjang melalui SDM yang unggul. Maka dari itu, Ia juga mengimbau agar pada proses RPL juga turut dipantau oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto.

"Tidak cukup hanya mengelola saja, tapi juga harus ada target yang disasar, jadi semua ini butuh ilmu, maka saya minta nanti kepala DPMD dan Disbudporapar untuk memantau dan mengawal, jangan sampai kuota yang disediakan ini nanti kurang, nanti juga carikan betul mahasiswa yang memang bisa dan mau," bebernya.

Di akhir arahannya, Bupati Ikfina berterima kasih kepada pihak Ubaya yang diwakili langsung oleh Rektor Benny Lianto, karena telah mengadakan acara sosialisasi ini yang juga sekaligus menyediakan beasiswa dari tingkat Diploma hingga Magister untuk desa wisata di Kabupaten Mojokerto melalui program RPL.

"Terima kasih banyak kepada Pak Benny, keluarga besar Ubaya yang sudah menggagas kegiatan ini dan kemudian juga mengupayakan kegiatan supaya bisa mendapatkan pembiayaan, sehingga kemudian kita diberikan kesempatan ini," tandasnya. (idc/s)

#Kabupaten Mojokerto #desa wisata