Senin, 6 Februari 2023

Pemkab Bojonegoro Tangani Longsor di Desa Kedewan dan Wonocolo

Diunggah pada : 30 November 2022 19:04:32 32
Sumber foto: Diskominfo Kabupaten Bojonegoro

Jatim Newsroom – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat dan sigap menangani tanah longsor yang terjadi di Desa Kedewan dan Wonocolo serta luapan air sungai yang menggenangi Desa Hargomulyo dan Beji Kedewan, yang terjadi pada Selasa sore (29/11/2022).

Melalui pers rilis Diskominfo Kabupaten Bojonegoro, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto, melaporkan tentang besar dimensi tanah yang longsor sehingga berdampak menutupi arus jalan utama. Sedangkan terkait luapan sungai, air yang menggenang telah surut. 

"Tebing yang longsor berdimensi panjang 25 meter dengan tinggi 25 meter. Dampaknya, jalan utama dari Kedewan menuju Malo yang melewati Wonocolo - Kawengan tertutup longsoran tanah. Untuk sementara akses jalan Malo-Kedewan atau Kawengan-Wonocolo ditutup. Namun terkait genangan air di dua desa tersebut sudah surut semalam pada pukul 21.15 WIB," kata Ardhian, Rabu (30/11/2022).

Ardhian menandaskan, pihaknya kemarin telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumbar Daya Air (PU SDA) untuk mendatangkan alat berat, guna dilakukan pembersihan tanah longsor di lokasi terdampak hari ini dan telah tuntas sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan asesmen dan memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak pada Selasa (29/11/2022) malam.

Terkait kejadian itu, Ardhian mengungkapkan bahwa Selasa kemarin telah terjadi hujan yang berintensitas tinggi di wilayah Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro dari jam 15.30 s/d 18.30 WIB sore.

Sehingga dampaknya, terjadi luapan air lewat sungai yang menggenangi rumah warga Desa Hargomulyo di Dusun Dangilo (sebanyak 32 KK) dan Dusun Bayangan (sebanyak 11 KK). Tak hanya itu, air sungai juga menggenangi sebanyak 43 KK yang berada di Dusun Bulu Desa Beji dimana ada 1 unit rumah mengalami kerusakan ringan.

Sedangkan kejadian tanah longsor terjadi di Desa Kedewan dengan ketinggian 5 m dan lebar 4 m. Kejadian yang sama juga terjadi di Desa Wonocolo (100 m dari Balai Desa Wonocolo ke timur) dengan ketinggian 15 m dan lebar 11 m. Akibatnya ada 4 unit rumah terdampak kejadian longsor tersebut dimana 1 unit rumah mengalami rusak berat dan 3 unit rumah rusak ringan.

"Selama ini kami telah melakukan mitigasi di wilayah tersebut dan bersama pihak-pihak terkait melakukan langkah-langkah mengurangi dampak yang mungkin terjadi, diantaranya memasang rambu tanda rawan longsor. Namun karena intensitas dan durasi hujan lama akhirnya terjadi longsor. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan pembersihan longsoran cepat selesai," pungkasnya. (vin)

#bojonegoro