Minggu, 29 Januari 2023

Pemerintah Terus Dorong Distribusi Bantuan STB ke Berbagai Daerah

Diunggah pada : 6 Juni 2022 15:37:02 85
Sumber Foto: Humas Kementerian Kominfo

Jatim Newsroom – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus mendorong distribusi bantuan set top box (STB) ke keluarga miskin di berbagai daerah setelah program penghentian penuh siaran televisi analog atau Analog Switch Off (ASO) tahap pertama dimulai 30 April 2022 lalu.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, meminta perusahaan penyelenggara multipleksing (siaran televisi) meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) dan lembaga terkait lainnya untuk mempercepat distribusi STB.

Lebih lanjut Menteri Johnny menjelaskan, penyelenggara multipleksing terdiri atas satu Lembaga Penyiaran Publik (LPP), yakni TVRI, dan enam group atau sebelas perusahaan televisi swasta nasional, yaitu SCTV, Indosiar, Metro TV, RCTI, Global TV, Trans TV, Trans 7, Rajawali Televisi atau RTV, TV One, ANTV, Nusantara TV.

Dari seluruh multipleksing itu, LPS akan menyediakan sekitar 4,2 juta perangkat STB dari total 5,2 juta yang akan diberikan sebagai bantuan ke keluarga miskin, sebagaimana dilansir infopublik.id pada hari Minggu (5/6/2022). 

Sedangkan untuk masyarakat yang bukan kategori keluarga miskin, penyediaan perangkat STB untuk televisi yang belum bisa menerima siaran digital harus dilakukan secara swadaya atau membeli sendiri di toko elektronik terdekat.

Menkominfo juga mengatakan bahwa dalam pemberian bantuan STB tersebut, diperlukan keseragaman data, khususnya dari Kementerian Dalam Negeri dan Pemda agar sesuai fakta di lapangan.

Akurasi penerima bantuan STB akan ditentukan oleh keberadaan data faktual sesuai kondisi di lapangan, yang dilakukan melalui survei langsung ke rumah-rumah (door to door).

Oleh karena itu, kerja sama antara Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kementerian Kominfo, Kementerian Dalam Negeri, dan Pemda amat diperlukan.

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Ketua Komisi I Bidang Politik Hukum dan Kemanan, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Abdul Kharis Almasyhari, mengharapkan masyarakat mendukung peralihan TV analog ke TV digital.

Siaran TV Digital diyakini akan memberikan banyak keuntungan dan merupakan teknologi yang membuat pemirsa di rumah mendapatkan gambar yang jernih, suara yang berkualitas, serta gratis dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia. (idc/s)

#kominfo #Analog Switch Off #TV digital #set top box