Senin, 15 Juli 2024

OPOP Jatim, Songkok Ponpes Darul Aitam Sampang Tembus Mancanegara

Diunggah pada : 28 Februari 2023 18:32:25 96
Dok. Pengurus Ponpes Darul Aitam, Sampang, Habibullah, Selasa (28/2/2023)

Jatim Newsroom – Ponpes Darul Aitam, Sampang, peserta One Pesantren One Product (OPOP) Jatim memiliki produk unggulan songkok dengan merek ‘Al Makki Karangbistah’ yang mulai dirintis tahun 2019. Pemasaran produk songkok ini, kemudian tembus hingga mencanegara atau luar negeri yakni Malaysia, Arab dan Turki.

Pengurus Ponpes Darul Aitam, Sampang, Habibullah, kepada Jatim Newsroom Diskominfo, Selasa (28/2/2023) mengatakan, pemasaran songkok hingga mancanegara itu berimbas positif pada omzet yang dihasilkan per bulannya.

“Harga songkok kami bandrol dari Rp25 ribu, Rp35 ribu, hingga Rp45 ribu, tergantung motif, kualitas dan jumlah pemesanan. Dari harga itu keuntungan yang kita dapat 3%, dengan omzet terutama bulan ini bisa memasuki Rp15 juta per bulan,” jelas Habibullah.

Dijelaskan pula oleh Habibullah, bahwa alasan yang mendasari Ponpes Darul Aitam ini memilih produksi songkok adalah karena tradisi pesantren dan masyarakat Madura yang semua serba memakai peci.

“Namun bisa saya sebutkan cuma 5% produksi di Madura belum memenuhi kebutuhan. Awalnya kita produksi songkok batik nasional, kemudian kita kembangkan ke songkok hitam nasional berlogo sesuai permintaan costumer atau pesantren,” sebutnya.

Habibullah menerangkan, sebenarnya Songkok ‘Al Makki Karangbistah’ itu adalah dua merek songkok dari Ponpes Darul Aitam. “Pertama Al Makki, kedua Karang Bistah. Keduanya punya standar masing-masing, Al Makki diambil dari nama pengasuh di PP Darul Aitam sendiri. Sedangkan Karangbistah adalah nama sebuah dusun atau. kampung yang ditempati KH Ali Makki sejak 50 tahun silam,” terangnya.

Untuk produksi pembuatan songkok, Habibullah menuturkan, prosesnya dari melakukan pembelian bahan mentah seperti beludru dan rajagan.

“Bahan mentah itu saat ini kita masih ambil dari luar pondok belum bisa produksi sendiri, karena kebanyakan bahan songkok dari luar negeri. Setelah diperoleh bahan mentah itu, kemudian dilakukan pemotongan, penjahitan, lalu proses sulaman terakhir, dan songkok siap dikemas atau di packing hingga dipasarkan,” tutur Habibullah.

Lebih lanjut dikatakan Habibullah, bahwa yang melakukan produksi songkok ini adalah para santri awalnya kemudian karena bisnis ini berkembang, juga direkrut karyawan dari luar.

“Awal kita fokus memberdayakan santri dan sekolah untuk produksi songkok ini. Namun karena produksi ini makin banyak peminatnya, kita kembangkan mengangkat karyawan dari luar, bahkan kita sudah buka cabang di Pamekasan dengan jumlah karyawan semuanya 20 orang,” kata Habibullah.

Agar pemasaran songkok ini terus berjalan, Habibullah menjelaskan, strategi yang dilakukan adalah dengan melakukan produksi songkok sesuai pesanan pelanggan

“Strategi pemasaran kami adalah memproduksi songkok sesuai keinginan dan kesukaan pemesan dengan menawarkan logo sesuai pemesanan. Dengan begitu kita cepat dikenal masayarakat luas. Target pasar kami adalah pesantren, masyarakat dan Ormas – Ormas atau Organisasi Masyarakat,” bebernya.

Habibullah menyampaikan, manfaat dari bisnis songkok ini bagi pesantren ialah Ponpes Darul Aitam jadi lebih dikenal masyarakat luas. Ia berharap, semoga bisnis ini lebih terukur dan terstruktur supaya cepat berkembang dan memperbanyak jaringan.

Gabung OPOP

Ponpes Darul Aitam, Sampang merupakan peserta OPOP yang bergabung tahun 2022 kemarin. Dikatakan Habibullah, bahwa motivasinya bergabung dengan OPOP karena sangat membantu bisnis produk songkoknya.

“Saya belum tahu apa itu OPOP cuma dikenalkan oleh Sekjen OPOP, Gus Ghofirin saat berkunjung ke Pamekasan dalam rangka sosialisasi. Ternyata ketika saya gabung, Alhamdulilah luar biasa, saya terbantu sekali oleh OPOP. Dengan OPOP saya bisa menjalin silaturahmi antar pesantren, dan membantu saya membuka jaringan antar Pesantren se-Jawa Timur, bahkan antar provinsi. Harapan saya, semoga Opop menjadi program terbaik kebangggan Jawa Timur bahkan bisa menjadi program nasional,” pungkasnya.  

Program OPOP Jatim sendiri adalah salah satu program Pemprov Jatim yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis pondok pesantren melalui pemberdayaan santri, pesantren, dan alumni pondok pesantren.

Bila masyarakat tertarik dan ingin memesan produk unggulan songkok ‘Al Makki Karangbistah’ ini, bisa menghubungi pengurus Ponpes Darul Aitam, Sampang, Habibullah 087754284712 . (vin)

#sampang #OPOP #pondok pesantren