Selasa, 29 November 2022

Merdeka Belajar, Lamongan Berikan Literasi Kuliner Sejak Dini

Diunggah pada : 27 September 2022 15:51:55 33
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat melihat hasil kreasi masakan siswa SMPN 3 Lamongan

Jatim Newsroom – Esensi merdeka belajar mulai diimplementasikan di seluruh lembaga pendidikan di Lamongan. Kurikulum merdeka belajar diyakini akan lebih optimal bagi peserta didik karena proses belajar dan mengajar dilengkapi dengan ragam intrakulikuler yang mampu mendalami dan menguatkan kompetensi siswa.

Merdeka belajar juga menciptakan ruang inovasi luas bagi elemen pendidikan. Seperti yang dilakukan oleh SMP Negeri 3 Lamongan yakni memberikan literasi kuliner kepada siswa siswinya, dengan mengadakan business day, Selasa (27/9/2022) di halaman SMP Negeri Lamongan. Dengan adanya business day ini, diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini bagi para siswa.

"Business day luar biasa inovasinya, SMPN 3 ini efektif sekali mengajarkan siswa dengan sistem yang asik. Kurikulum merdeka belajarnya sangat terlihat karena dengan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa memberikan bekal kewirausahaan siswa dimasa depan," tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka kegiatan yang diikuti seluruh siswa-siswi kelas VIII dan IX, dikutip dari rilis Pemkab Lamongan kepada Jatim Newsroom.

Literasi kuliner merupakan virus baik yang bisa mengungkit kuliner Lamongan. Mengingat Lamongan merupakan Kabupaten yang kaya akan ragam kulinernya.

"Penularan virus kuliner itu dibutuhkan, karena kukiner itu harus terus diperkenalkan agar membangkitkan dan membanggakan," kata Pak Yes dalam kegiatan yang mengangkat tema kewirausahaan jajanan dan jajanan sehat itu.

Sebagai sekolah yang dijadikan pusat pendidikan dan pelatihan, SMP Negeri 3 Lamongan juga berhasil meraih juara 2 kategori kantin sehat tingkat Provinsi tahun 2022. Sehingga pada kesempatan yang sama juga dilakukan peresmian kantin sehat sebagai wujud konsekuensi prestasi yang telah ditorehkan.

"Selain membekali siswa dengan jiwa kewirausahaan, kami juga membiasakan siswa untuk hidup sehat yakni dengan membangun kantin sehat," tutur Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Lamongan Hanafi Talib.

Lebih lanjut Hanafi menerangkan terkait pengkategorian sebagai kantin sehat ialah menerapkan 5p (pengawet, pewarna, pemanis, penyedap, dan pengenyal) pada penyediaan makanan di kantin.

"Kita patuhi 5p, kita juga ada SOP diantaranya tidak diperkenakan memakai peralatan makan sekali pakai, pembungkus makanan yang digunakan harus ramah lingkungan, dan tentunya kebersihan baik dai proses pembuatan makanan hingga kebersihan tempat/kantin itu sendiri," terang Hanafi. (ghf/n)

#lamongan #kuliner #merdeka belajar