Minggu, 25 September 2022

Mahasiswa Unusa Lakukan Pendampingan Pada Petani Pisang di Gresik

Diunggah pada : 5 Agustus 2022 9:55:05 47
mahasiswa Unusa lakukan Pendampingan pada pembuatan keripik pisang

Jatim Newsroom - Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari kelompok 24 di Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean memberi pendampingan pada petani pisang dalam pembuatan keripik untuk peningkatan perekonomian masyarakat desa.

Para mahasiswa melakukan pendampingan kepada petani pisang Cavendish untuk mengolah sisa pisang yang tidak laku (gagal matang) dijual. "Sebelumnya pisang yang jelek (masuk grade c) dibuang atau ditinggal di kebun, melalui cara ini semua bisa digunakan dan tidak dibuang," ujar petani pisang, H Amin Thohari.

Bermodal alat pemotong pisang, mahasiswa Unusa membuat keripik pisang. Produk mereka mulai di pasarkan Amin ke toko makanan ringan atau snack di desanya. "Saya jual pisang tersebut sekilonya hanya Rp 50 ribu, sedangkan biaya produksi hanya Rp 20 ribu, itu untuk membeli gas dan minyak," kata Amin.

Salah satu mahasiswa kelompok 24 KKN Unusa, Tiara Indrawati Sumarno menjelaskan, ide membantu petani pisang seperti Amin Thohari, agar ada nilai tambah dari pisang yang tidak laku.

Tidak hanya itu, Mahasiswa juga mempersiapkan proses pengemasan hingga pemasaran produk tersebut. "Kami mencoba berbagai cara untuk melakukan pemasaran produk keripik pisang Cavendish melalui media sosial maupun secara langsung," tambah Tiara.

Selain pendampingan petani pisang, mahasiswa juga melakukan pemeriksaan kesehatan seperti tekanan darah dan cek gula darah. "Ini untuk menjaga kesehatan para lansia agar memperoleh layanan kesehatan," ucap Tiara. 

Langkah yang dilakukan mahasiswa Unusa, diapresiasi Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng, mahasiswa Unusa telah membantu masyarakat lokasi KKN. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Unusa dalam menciptakan generasi rahmatan lil alamin. "Jadi langkah yang dilakukan mahasiswa ini bisa dirasakan betul oleh masyarakat desa," jelasnya.

Jazidie menambahkan, melalui KKN ini, mahasiswa bisa belajar bagaimana bermasyarakat serta bisa mengatasi permasalahan yang terjadi di sana. "Ini merupakan kuliah kehidupan yang sebenarnya, jadi terus memberikan manfaat pada masyarakat sekitar," ujarnya. (ern/s)

#unusa