Selasa, 23 Juli 2024

Bupati Mojokerto Jelaskan Peran Forum Anak hingga Ajak Cegah Pernikahan Anak

Lantik Pengurus Forum Anak 'Bhakti Pertiwi',

Diunggah pada : 2 Juni 2024 6:34:07 28
Pengurus forum anak 'Bhakti Pertiwi' Kecamatan Trawas periode 2024-2026 di Kabupaten Mojokerto. Sumber Foto: Diskominfo Kabupaten Mojokerto

Jatim Newsroom - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati melantik pengurus forum anak 'Bhakti Pertiwi' Kecamatan Trawas periode 2024-2026. Ia menyampaikan peran dan tugas yang diemban oleh forum anak kecamatan, strategi untuk mencegah pernikahan anak, dan bahaya tembakau bagi tubuh.

Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Mojokerto (2/6/2024), pada poin pertama Bupati Ikfina menuturkan forum anak bertujuan sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi kalangan usia anak yang nantinya akan dipertimbangkan pada pembangunan di masa datang.

"Forum anak ini dibentuk supaya anak di kecamatan Trawas ini bisa menyampaikan aspirasi dalam pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah," tuturnya.

Ikfina melanjutkan, forum anak 'Bhakti Pertiwi' ini merupakan bagian dari forum anak 'Majapahit' Kabupaten Mojokerto. Nantinya aspirasi atau ide dari forum anak di tingkat kecamatan akan dilanjutkan dan disampaikan oleh forum anak kabupaten kepada Bupati Mojokerto pada saat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tematik.

"Forum anak kecamatan nanti akan menyampaikan aspirasinya ke forum anak kabupaten, di kabupaten kita namanya forum anak 'Majapahit', nanti forum anak Majapahit yang akan menyampaikan ke saya, waktu itu pernah ada masukan, ingin ruang bebas asap rokok, akhirnya Pemkab Mojokerto membuat RTH atau Ruang Terbuka Hijau di masing-masing kecamatan," jelasnya.

Selanjutnya bupati perempuan pertama di Mojokerto itu mengingatkan para pengurus forum anak yang berusia 12-15 tahun tersebut tentang dampak dari pernikahan anak. Menurut Ikfina, menikah saat di usia anak-anak sangat berisiko, terutama pada kesehatan.

"Menikah saat masih pada usia anak sangat berisiko, pernikahan anak berpotensi besar menyebabkan bayi stunting (gagal tumbuh), karena organ-organ sang ibu belum siap untuk mengandung," ungkapnya.

Selain itu menurut bupati yang bergelar dokter tersebut, hubungan seks di usia anak juga bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks pada Wanita

"Berhubungan seks pada usia dini atau anak bisa meningkatkan risiko terkena kanker serviks, karena organnya masih terlalu dini, jadi semakin muda seorang wanita melakukan hubungan seks, maka semakin tinggi risikonya (kanker)," bebernya.

Di akhir materinya, Bupati Mojokerto itu juga menjabarkan sejenak tentang bahaya tembakau bagi tubuh.

"Saya paham betul bahaya tembakau ini, baik yang berupa rokok ataupun yang digunakan untuk 'nginang', kalau perokok itu paru-parunya nanti menghitam, sedangkan kalau dulu ada yang nginang itu saya pernah periksa mulutnya terkena kanker mulut, jadi untuk anak-anakku yang ada di sini, jangan sampai ada yang coba-coba untuk merokok ya," tandasnya. (idc/s)

#Kabupaten Mojokerto #forum anak